Developer Battlefield 6 memastikan kosmetik dalam game tetap realistis dan selaras dengan tema militer modern, tak mengikuti tren skin nyeleneh seperti di Call of Duty. Pemain tetap bisa tampil keren tanpa mengorbankan nuansa autentik. Pendekatan ini disambut positif oleh fans yang jenuh dengan visual berlebihan di game FPS lain.

Tim desain di DICE, menekankan bahwa Battlefield 6 akan mengikuti jejak Battlefield 3 dan 4 dengan menjaga estetika militer realistis. “Ada terlalu banyak Nicki Minaj di kompetitor, kita ingin hindar itu,” ujar Shashank Uchil, selaku tim desain DICE. Mereka ingin tampilan karakter tetap masuk akal secara konteks.
Alexia Christofi, produser DICE menyebutkan bahwa meski pemain bebas memilih skin, desain tetap harus terasa otentik untuk Battlefield. David Sirland, produser DICE lain menegaskan ada aturan agar skin tidak mengganggu identitas visual tiap kelas, seperti ghillie suit untuk Recon.
Dengan begitu, kustomisasi tetap ada tanpa mengorbankan gameplay.

Namun, tim developer belum memberi kepastian soal konten pasca-rilis atau kemungkinan crossover di masa depan. Menurut produser lainnya, Jeremy Chubb mengatakan semuanya tergantung roadmap yang belum diumumkan. Hal ini memicu keraguan fans soal konsistensi estetika realistis, apalagi jika mode battle royale gratis hadir nanti.
Game ini menghadirkan kembali sistem kelas, fitur lingkungan yang bisa dihancurkan, serta mode permainan berskala besar. Battlefield 6 dijadwalkan rilis pada 10 Oktober 2025 di Steam, Epic Games Store, PlayStation, dan Xbox, dengan open beta dimulai pada awal Agustus.
Info lengkapnya tentang game ini ada DI SINI.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post