Blizzard Entertainment lewat ajang gamescom Opening Night Live telah memamerkan World of Warcraft: Midnight untuk pertama kalinya, yang mana ini akan jadi chapter epik kedua dari Worldsoul Saga. Melanjutkan kisah setelah peristiwa The War Within, para pahlawan Azeroth kini harus menghadapi perang baru ketika kekuatan Light dan Void mengancam untuk menghancurkan dunia mereka.
Ekspansi terbaru ini meneruskan cerita setelah para pemain dikejutkan dengan tipu daya utusan Void yaitu Xal’atath yang meninggalkan mereka dalam keadaan rapuh setelah kekalahan Dimensius si All-Devouring. Tema utama Midnight tak hanya soal konflik kosmik, tapi juga mengungkap hubungan antara siklus kehancuran dan penciptaan. Saat Void berusaha meluluhlantakkan dunia, para pemain akhirnya akan mendapatkan kekuatan untuk menciptakan tempat perlindungan abadi bagi diri mereka sendiri lewat hadirnya fitur Player Housing.
Kembali ke Quel’Thalas dan Lebih Jauh Lagi

Pemain akan menjelajahi Quel’Thalas yang telah dibangun kembali dan didesain ulang, dengan Silvermoon City sebagai pusat utama ekspansi ini. Ibu kota ikonik kaum Blood Elf ini akan menampilkan area baru seperti Sanctum of Light dan Memorial Garden, sementara beberapa distrik akan tetap hanya bisa diakses khusus oleh pemain Horde. Petualangan baru ini akan membawa pemain ke empat zona berbeda:
-
Eversong Woods: Kini pulih dari serangan Scourge, tapi menghadapi ancaman baru dari lightbloom misterius dan para penyembah Void.
-
Zul’Aman: Bantu kaum Troll Zul’Amani kembali terhubung dengan Loa mereka yang hilang.
-
Harandar: Menyusuri kedalaman bumi Azeroth menuju hutan jamur purba tempat akar-akar pohon dunia bertemu.
-
The Voidstorm: Alam indah sekaligus mematikan, di mana kekuatan Void mulai menerobos masuk untuk menyerbu Azeroth.
Sistem Gameplay & Rekan Baru

World of Warcraft: Midnight memperkenalkan beberapa cara baru untuk berinteraksi dengan dunia:
-
Sistem Prey: Untuk pemain yang mencari tantangan tambahan. Dipimpin oleh Astalor Bloodsworn dari Murder Row di Silvermoon City, sistem ini menambah lapisan seru dalam eksplorasi zona Midnight.
-
Ras Sekutu Baru – Haranir: Pertama kali muncul di The War Within, Haranir adalah para pemburu purba dengan cahaya bioluminesen dari negeri tersembunyi. Mereka bisa dimainkan sebagai Warrior, Hunter, Rogue, Priest, Shaman, Mage, Warlock, Monk, dan Druid.
Pembaruan Kelas & Konten PvP

-
Demon Hunter mendapat spesialisasi ketiga yang baru:
-
Devourer: DPS jarak menengah yang meninggalkan energi Fel dan beralih pada kekuatan Void. Sesuai dengan temanya, kini Void Elf bisa bergabung dengan Illidari sebagai Demon Hunter.
-
-
PvP (Player vs Player) juga makin luas:
-
Slayer’s Rise: Bagian dari Voidstorm akan menjadi pusat pertempuran PvP dunia serta medan perang epik baru terinspirasi dari klasik seperti Alterac Valley dan Isle of Conquest.
-
Training Grounds: Mode populer Comp Stomp (lawan AI) kini jadi fitur permanen, dengan tambahan dua medan perang baru: Silvershard Mines dan Battle for Gilneas.
-

Setelah lebih dari 20 tahun menyelamatkan dunia, para pahlawan Azeroth akhirnya bisa memiliki rumah mereka sendiri. Dengan fitur Player Housing, pemain dapat membangun dan menghias rumah impian menggunakan ribuan item dekorasi, sebagian besar bisa didapat lewat gameplay. Selain fitur-fitur utama itu, Midnight juga membawa konten ekspansi klasik seperti raid, dungeon, delve baru, serta berbagai pembaruan kualitas hidup.
Edisi Digital Base, Heroic, dan Epic dari World of Warcraft: Midnight kini tersedia untuk pra-pesan di Battle.net, masing-masing dengan bonus dan harga berbeda. Untuk info lebih lanjut menjelang perilisannya nanti bisa kamu cek langsung lewat website resmi mereka DI SINI.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post