Mark Darrah, mantan produser eksekutif di BioWare, mengatakan bahwa banyaknya masalah Anthem berasal dari “kesalahpahaman tentang bagaimana game multiplayer dan live service seharusnya bekerja.” Tim yang terbiasa mengerjakan game single-player besar seperti Mass Effect ternyata tidak memiliki cukup pengalaman di ranah multiplayer dan live service.

Dalam video YouTube terbarunya, Darrah mengungkap bahwa tim yang membuat Anthem sudah terbiasa membuat game action RPG single-player (seperti Mass Effect 1, 2, dan 3) dan belum siap menghadapi tantangan untuk menggarap game live-service multiplayer.
Satu masalah besar lainnya, menurut Darrah adalah sistem ekonomi dalam game yang tidak dirancang untuk tahan lama. Dalam game live-service, keseimbangan ekonomi jadi lebih penting dibanding game single-player biasa, karena konten dan pemain harus bertahan dalam jangka panjang.

Darrah menegaskan bahwa banyak masalah terletak pada bagian coding dan desain game yang baru benar-benar nampak ketika mendekati peluncuran. Karena pengembangan Anthem baru benar-benar terlihat menyatu pada bulan-bulan terakhir menjelang rilis, banyak error yang muncul terlambat sehingga sulit diperbaiki.
Selain itu, Darrah menyebut bahwa miskomunikasi yang terjadi antara kantor BioWare di Edmonton dan Austin yang memperburuk situasi. Tim pengembang yang berada di Austin sering memberi komentar soal masalah keseimbangan end-game dan narasi ceritanya, tetapi hal itu kerap diabaikan karena kepemimpinan yang kacau dan komunikasi yang tidak efektif.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post