Sesuai dengan komitmen dari GameChanger Studio selaku developer dibalik 1998: The Toll Keeper Story, mereka telah memberi sebagian profit yang diraih gamenya tersebut untuk komunitas Indonesian Women in Game atau yang biasa disingkat IWIG. Dengan total donasi sebanyak IDR 5.199.800, jumlah ini mencakup 20% dari penjualan DLC artbook pada bulan pertama sejak rilis gamenya di 28 Oktober lalu.
Mereka berharap kalau donasi ini bisa digunakan IWIG untuk menjalankan operasional ataupun program pengembangan keterampilan dan keilmuan para perempuan yang bekerja di industri game. Berdasarkan survey yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tahun 2024, diketahaui kalau 32% developer game perempuan tidak memiliki pengalaman terkait game sendiri. Selain itu ada data lain yang menunjukkan pentingnya dilakukan program pengembangan diri yang sesuai dengan kebutuhan di tempat kerja.

Game director dibalik 1998: The Toll Keeper Story adalah Riris Marpaung yang kebetulan menjabat sebagai Chairwoman IWIG untuk periode 2023-2025, jadi dia sangat memahami kalau IWIG masih membutuhkan banyak dukungan dari berbagai pihak untuk menjadi ‘rumah’ yang nyaman dan dinamis bagi para anggotanya. Dwitiya Laksmiwati yang melanjutkan posisi tersebut untuk periode 2025-2028 yang juga merupakan COO Ikan Asin Production ikut berbagi pernyataannya atas dukungan ini:
“Saya selaku ketua IWIG periode 2025-2028 mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya untuk Bu Riris Marpaung, yang sudah memberikan support dan dukungannya pada IWIG. Tujuan kita kedepannya IWIG semakin dikenal secara luas dan lebih mampu lagi untuk memberdayakan para perempuan dalam membangun ekosistem game, baik dikalangan profesional ditahap tingkatan kariernya maupun kalangan pemula yang perlu dibimbing from zero to hero!”

Mengambil inspirasi kuat dari game populer Papers, Please, dalam 1998: The Toll Keeper Story kamu berperan sebagai seorang ibu hamil bernama Dewi yang bekerja sebagai penjaga gerbang tol di sebuah negara fiktif bernama Janapa. Dengan adanya tekanan krisis finansial dan kekacauan yang melanda negaranya, Dewi harus dihadapkan pada situasi dan pilihan rumit yang menguji moralnya selama menjalani pekerjaan tersebut.
Jika tertarik memainkannya, 1998: The Toll Keeper Story sudah tersedia di PC dan Android dengan dukungan bahasa Indonesia. Gamenya kebetulan sedang mendapat potongan diskon spesial di Steam sampai 18% dengan harga baru di IDR 80.360, yang mana penawarannya ini bisa kamu manfaatkan sampai batas waktu di tanggal 6 Januari 2026 mendatang.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post