Harga hardware game sepanjang 2025 mengalami kenaikan signifikan, dan kabar buruknya tren ini diprediksi bakal berlanjut di 2026. Sejumlah analis industri menilai kondisi pasar hardware game semakin mengkhawatirkan, terutama bagi pemain yang ingin membeli konsol baru.

Analis industri Circana, Mat Piscatella, mengaku sangat khawatir dengan arah harga hardware game tahun depan. Ia menyoroti kenaikan harga Xbox Series X yang kini tembus US$600 dari sebelumnya US$500. PlayStation 5 juga naik US$50 di semua model, sementara Nintendo Switch generasi pertama kini dijual lebih mahal meski usianya sudah delapan tahun.
Piscatella menilai kenaikan harga ini bisa berdampak besar pada masa depan industri. Menurutnya, jika perangkat game semakin sulit dijangkau, layanan cloud gaming justru berpotensi berkembang lebih cepat. Ia menyebut 2026 sebagai tahun yang bakal penuh gejolak bagi industri game global.
Pandangan serupa disampaikan Dr. Serkan Toto, CEO Kantan Games. Ia menegaskan bahwa harga hardware tidak akan turun, bahkan untuk konsol yang mulai menua seperti PS5 dan Xbox Series. Toto juga menyinggung keputusan Nintendo yang menaikkan harga Switch lama di AS, dan mempertanyakan apakah Switch 2 akan menyusul naik tahun depan.

Dampaknya sudah mulai terasa. Piscatella mencatat bahwa belanja game fisik di AS pada November lalu menjadi yang terendah sepanjang sejarah pencatatan. Ia memperkirakan angka ini akan kembali terpecahkan pada 2026, dan bahkan bisa semakin turun pada 2027 jika generasi konsol baru benar-benar meluncur.
Sumber: gamesradar+
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post