gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

[EKSKLUSIF] Wawancara Diablo Immortal dengan Blizzard – Warlock, Endgame Baru, dan Teaser Kolaborasi Selanjutnya

Taufik by Taufik
June 15, 2026
in Android, iOS, Mobile Games, PC, Wawancara
0
Diablo Immortal memasuki babak baru lewat Patch 5.0 dan class Warlock yang menjadi salah satu update terbesar dalam beberapa waktu terakhir.

Diablo Immortal memasuki babak baru lewat Patch 5.0 dan class Warlock yang menjadi salah satu update terbesar dalam beberapa waktu terakhir.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Diablo Immortal bersiap memasuki babak baru lewat Patch 5.0 dan class Warlock yang menjadi salah satu update terbesar dalam beberapa waktu terakhir. Bukan cuma menghadirkan class baru Warlock, update ini juga membawa kelanjutan cerita di Lut Gholein, boss Heliquary baru, penyegaran sistem Legendary Essence, berbagai event, hingga pengembangan endgame yang lebih menantang.

Nan Jiang selaku Senior Game Designer
Ryan Quinn selaku Senior Narrative Designer

Dalam sesi wawancara eksklusif bersama Nan Jiang selaku Senior Game Designer dan Ryan Quinn selaku Senior Narrative Designer, tim pengembang menjelaskan filosofi di balik Warlock, bagaimana class ini berbeda dari versi Diablo lainnya, hingga arah perkembangan Diablo Immortal ke depan. Ditambah, mereka secara terang-terangan mengungkap katanya akan ada event kolaborasi baru. Mari simak artikelnya!

Warlock Dibangun di Sekitar Satu Demon yang Menjadi Inti Seluruh Gameplay

Saat berbicara mengenai proses desain Warlock, tim pengembang menjelaskan bahwa sejak awal mereka sudah tahu class ini harus memiliki satu summon utama yang benar-benar berbeda dibanding apa pun yang pernah ada di Diablo Immortal. Menurut Ryan Quinn, salah satu keputusan paling awal yang mereka buat adalah menghadirkan summon utama yang jauh lebih besar, lebih menakutkan, dan lebih mengesankan dibanding summon lain yang pernah muncul di game. Demon tersebut adalah Soulgorger, monster raksasa yang menjadi pusat hampir seluruh gameplay Warlock.

Yang membuat Soulgorger menarik bukan hanya ukurannya, tetapi juga interaksinya dengan summon lain. Ryan menjelaskan bahwa mereka ingin menciptakan summon yang bisa berinteraksi secara langsung dengan demon-demon lain milik pemain, bahkan sampai memakan mereka untuk mendapatkan kekuatan tambahan.

Di luar Soulgorger, Warlock juga memiliki berbagai demon lain yang muncul dalam bentuk berbeda. Ada Fallen Lunatics yang digunakan sebagai serangan utama, ada pula demon terbang yang bisa ditunggangi untuk melakukan serangan udara ke arah musuh. Menurut Ryan, tujuan dari semua elemen tersebut adalah untuk memastikan identitas Warlock sebagai pemanggil demon selalu terasa dalam setiap aksi yang dilakukan pemain.

Dari sisi gameplay, Nan Jiang menjelaskan bahwa pendekatan ini sangat berbeda dibanding Necromancer maupun Druid. Jika summon pada class lain biasanya hadir sebagai alat untuk situasi tertentu, Soulgorger dirancang untuk relevan dalam hampir semua kondisi permainan.

Karena itulah banyak skill Warlock dibuat khusus untuk berinteraksi dengan Soulgorger. Pemain bisa memanggil demon tambahan yang nantinya akan dimakan Soulgorger untuk berubah ke bentuk berbeda. Di sisi lain, ada berbagai kemampuan lain yang memperkuat atau mengubah perilaku summon tersebut. Hasilnya adalah satu summon utama yang terus berkembang mengikuti situasi pertempuran.

Menurut Nan, tujuan utama mereka adalah membuat Soulgorger mampu berfungsi di berbagai skenario sekaligus tanpa kehilangan identitasnya sebagai pusat gameplay Warlock.

Warlock Diablo Immortal Lebih Gila, Lebih Nekat, dan Lebih Brutal

Walaupun Warlock sudah pernah muncul di Diablo 2 maupun Diablo 4, Blizzard menegaskan bahwa versi Diablo Immortal memiliki kepribadian yang sangat berbeda. Ryan Quinn menjelaskan bahwa secara lore seluruh Warlock tetap berasal dari tradisi yang sama. Mereka semua menggunakan kekuatan neraka dan berasal dari warisan kuno klan penyihir Vizjerei. Namun kondisi dunia Sanctuary yang berbeda di setiap era membuat cara mereka memanfaatkan kekuatan tersebut ikut berubah.

Di Diablo 2, Warlock digambarkan sebagai sosok yang lebih hati-hati dan akademis. Mereka masih mempertimbangkan sejauh mana kekuatan gelap layak digunakan. Sementara di Diablo 4, situasinya sudah jauh lebih ekstrem setelah berbagai bencana melanda Sanctuary. Di era tersebut, para Warlock mulai berpikir bahwa satu-satunya cara bertahan hidup adalah dengan menerima kekuatan iblis sepenuhnya dan bahkan menjadi semakin mirip demon itu sendiri.

Menurut Ryan, Diablo Immortal berada tepat di tengah fase perubahan tersebut. Inilah titik ketika para Warlock mulai terjun sepenuhnya ke dalam praktik-praktik terlarang tanpa rasa takut. Karakter Warlock di Diablo Immortal tampil jauh lebih liar, lebih sembrono, dan lebih brutal. Cara mereka memperlakukan demon peliharaan menjadi contoh yang jelas. Ketika sebuah demon sudah tidak berguna, mereka tidak ragu meledakkannya, menghancurkannya, atau mengirimnya kembali ke alam asalnya.

Identitas ini juga tercermin dari desain visual mereka yang menggunakan rantai, tengkorak demon sebagai off-hand weapon, dan berbagai simbol yang menunjukkan bagaimana mereka memandang kekuatan iblis hanya sebagai alat untuk mencapai tujuan.

Sistem Skill yang Sederhana Tetapi Tetap Dalam

Sebagai game yang dirancang untuk platform mobile, Diablo Immortal tidak mencoba meniru kompleksitas tombol dan mekanik yang ada di Diablo 2 maupun Diablo 4 secara langsung. Namun menurut Nan Jiang, hal itu bukan berarti kedalaman gameplay dikorbankan. Sebaliknya, mereka fokus menciptakan interaksi antarskill yang intuitif dan mudah dipahami tanpa harus membaca tooltip panjang. Salah satu contoh terbaik adalah skill Lash of Pain yang menggunakan rantai iblis.

Nan mengingatkan kembali adegan sinematik Warlock ketika rantai tersebut menghantam demon. Secara logika, demon tentu akan merasa kesakitan. Namun rasa sakit itu justru memicu amarah mereka dan membuat mereka menjadi lebih kuat.Konsep yang sama diterapkan ke gameplay. Jika Lash of Pain digunakan ke arah Soulgorger atau summon lain milik pemain, demon tersebut akan menerima efek yang meningkatkan kecepatan serta kekuatan serangan mereka. Menurut Nan, interaksi seperti ini menjadi fondasi desain Warlock. Pemain baru bisa langsung memahami logikanya, sementara pemain berpengalaman tetap memiliki ruang untuk bereksperimen dan menemukan kombinasi build yang lebih dalam.

Patch 5.0 Tidak Hanya Tentang Warlock

Meski Warlock menjadi pusat perhatian, tim pengembang menegaskan bahwa Patch 5.0 jauh lebih besar dari sekadar penambahan class baru. Nan Jiang menjelaskan bahwa update ini mencakup berbagai konten baru yang saling terhubung. Pemain akan mendapatkan cerita baru, area baru, monster baru, boss baru, hingga versi khusus Survivor’s Bane yang menggunakan kemampuan Warlock.

Selain itu, Blizzard juga melakukan banyak penyempurnaan terhadap sistem lama. Mereka tidak hanya fokus menambah konten baru, tetapi juga melihat kembali fitur-fitur lama yang masih bisa ditingkatkan kualitasnya. Patch ini juga akan menghadirkan kembali berbagai aktivitas kompetitif termasuk event PvP besar seperti Challenge of the Equals dan Boundary Realm yang memungkinkan pemain bertarung dengan kondisi yang lebih seimbang.

Heliquary Baru dan Tantangan Endgame yang Lebih Serius

Ketika membahas tingkat kesulitan Patch 5.0, Ryan Quinn menjelaskan bahwa mereka selalu berusaha menjaga keseimbangan antara aksesibilitas dan tantanganDari sisi cerita, mereka tidak ingin pemain baru merasa tertinggal hanya karena belum mengikuti seluruh perjalanan Diablo Immortal selama empat tahun terakhir.

Namun untuk konten endgame, situasinya berbeda. Patch 5.0 akan menghadirkan tiga boss Heliquary baru yang dirancang untuk menguji koordinasi tim, strategi, posisi karakter, dan refleks pemain. Ryan secara khusus menyoroti Yradus, demon kuat yang memiliki kemampuan mengendalikan siang dan malam selama pertarungan. Menurutnya, pemain akan menghadapi berbagai mekanik yang menuntut kerja sama dan pemahaman pola serangan yang baik.

Berdasarkan informasi yang kami dapatkan saat preview, Yradus juga merupakan boss Heliquary terkuat yang hadir di update ini. Pemain disarankan sudah mencapai Paragon Level 1700 dengan rekomendasi Combat Rating sekitar 64.000 sebelum mencoba menantangnya. Ryan mengatakan bahwa pemain yang menginginkan pengalaman endgame yang benar-benar menantang kemungkinan besar akan merasa puas dengan konten yang disiapkan di Patch 5.0.

Masa Depan Dungeon Masih Terbuka, Tapi Tidak Harus Berupa Dungeon Baru

Salah satu pertanyaan yang sering muncul dari komunitas adalah soal kemungkinan hadirnya dungeon baru. Ryan Quinn mengakui bahwa hingga saat ini mereka belum mengumumkan rencana untuk menambahkan dungeon baru. Namun ia menegaskan bahwa tim sangat menyukai dungeon dan terus mendiskusikannya secara internal.

Mereka masih terus mencari cara untuk meningkatkan pengalaman dungeon, baik dari sisi desain area maupun sistem reward. Nan Jiang kemudian memberikan penjelasan yang cukup menarik. Menurutnya, sekadar membuat dungeon baru dengan monster dan boss baru belum tentu menghasilkan pengalaman bermain yang benar-benar baru.

Karena itu Blizzard lebih tertarik mencari bentuk aktivitas yang mampu menghadirkan sensasi berbeda dibanding hanya mengulang formula dungeon yang sudah ada. Bentuknya bisa saja bukan dungeon sama sekali, tetapi sesuatu yang tetap mampu memberikan rasa petualangan dan kerja sama yang seru bagi pemain.

Penyegaran Legendary Essence Agar Meta Tetap Bergerak

Patch 5.0 juga membawa perubahan besar terhadap sistem Legendary Essence. Beberapa Essence yang jarang digunakan akan dikeluarkan dari pool drop aktif. Namun Nan Jiang menegaskan bahwa langkah ini bukan berarti Essence tersebut dihapus secara permanen. Ia mengibaratkan sistem tersebut seperti kumpulan kartu dalam permainan kartu. Meta harus terus bergerak agar pemain memiliki alasan mencoba hal-hal baru.

Dengan semakin banyaknya Legendary Item yang terus ditambahkan setiap musim, Blizzard perlu mengatur ukuran pool agar pemain lebih mudah mendapatkan item baru yang relevan. Di saat yang sama, mereka juga bisa menjaga keseimbangan permainan dengan menggantikan pilihan lama yang sudah tidak efektif. Tujuan akhirnya adalah membuat perkembangan build tetap terasa segar tanpa membanjiri pemain dengan terlalu banyak pilihan yang sudah usang.

Kenapa Sekarang Menjadi Waktu yang Tepat untuk Mulai Diablo Immortal?

Menurut Ryan Quinn, salah satu alasan terbesar adalah hadirnya Warlock itu sendiri. Pemain baru akan belajar class tersebut bersama komunitas yang juga sedang bereksperimen mencari build terbaik. Blizzard juga menghadirkan Origin Quest yang berfungsi sebagai tutorial sekaligus pengenalan cerita Warlock. Konten baru di Lut Gholein juga menjadi daya tarik tersendiri. Setelah sebelumnya pemain hanya bisa melihat gerbang kota dari kejauhan, Patch 5.0 akhirnya membuka akses ke dalam kota tersebut.

Bagi penggemar Diablo 2, momen ini memiliki nilai nostalgia yang kuat karena Lut Gholein merupakan salah satu lokasi ikonik dalam seri tersebut. Di saat yang sama, kisah Andariel juga mulai berkembang semakin jauh. Ryan menjelaskan bahwa Andariel tidak hanya membunuh korbannya, tetapi juga memanfaatkan penderitaan mental mereka untuk mendapatkan kekuatan. Tema inilah yang menjadi fondasi cerita terbaru di Lut Gholein.

Dari sisi komunitas, Nan Jiang menilai periode ini juga sangat ideal karena banyak pemain lama yang kembali aktif berkat kehadiran Warlock. Menurutnya, komunitas Diablo Immortal memiliki banyak pemain veteran yang senang membantu pemain baru memahami sistem permainan yang cukup kompleks.

Class Lama Tidak Akan Dilupakan

Munculnya class baru sering memunculkan kekhawatiran bahwa class lama akan kehilangan perhatian pengembang. Namun Nan Jiang menegaskan hal itu tidak akan terjadi. Menurutnya, Blizzard terus memantau performa seluruh class dan secara rutin menambahkan Legendary Item, Essence, serta penyesuaian balance. Tim balance juga terus bekerja untuk memastikan setiap class tetap kompetitif baik di PvE maupun PvP.

Sebagai contoh, Nan mengingatkan bagaimana Druid sempat dianggap kekurangan pilihan build ketika pertama kali dirilis. Namun setelah berbagai update tambahan, class tersebut kini menjadi salah satu pilihan paling populer di berbagai mode permainan. Karena itu ia meminta pemain untuk tidak khawatir jika sebuah class terlihat tertinggal sementara waktu. Tim pengembang akan terus memberikan dukungan dan pengembangan untuk seluruh roster karakter Diablo Immortal.

Akan Ada Kolaborasi Baru yang Akan Diumumkan

Dalam beberapa tahun terakhir, Diablo Immortal cukup aktif menghadirkan kolaborasi mulai dari Berserk, Hearthstone, World of Warcraft, hingga StarCraft.  Ryan Quinn mengungkapkan bahwa tim masih sangat antusias mengerjakan kolaborasi baru dan bahkan sudah menyiapkan proyek berikutnya yang akan diumumkan dalam waktu mendatang. Akan diumumkan segera, tapi dirinya tidak bisa menjanjikan kapan.

“Kami masih punya beberapa kolaborasi lain yang sudah direncanakan, dan salah satunya bakal diumumkan dalam waktu dekat. Saya belum bisa kasih jadwal pastinya.” ujar Ryan Quinn.

Nan Jiang menambahkan bahwa pemilihan kolaborasi selalu dilakukan dengan sangat hati-hati. Menurutnya, sebuah crossover harus memiliki tema yang selaras dengan nuansa gelap dan brutal khas Diablo. Ia menyebut Berserk sebagai contoh ideal karena dunia, atmosfer, dan kekerasan yang ditampilkan terasa sangat cocok dengan identitas Diablo.

Karena itu, kolaborasi di masa depan kemungkinan besar akan tetap mengikuti arah yang sama, yakni franchise yang memiliki nuansa gelap dan dewasa sehingga tidak terasa bertentangan dengan dunia Sanctuary.

Terima Kasih untuk Komunitas Asia Tenggara

Menutup wawancara, Ryan Quinn menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pemain yang telah mendukung Diablo Immortal selama empat tahun terakhir. Menurutnya, tidak banyak game live service yang mampu bertahan selama itu sambil terus menghadirkan class baru dan konten baru secara konsisten. Ia menyebut kesempatan untuk mengerjakan Diablo Immortal sebagai pengalaman yang sangat berharga bagi dirinya maupun seluruh tim pengembang.

Sementara itu, Nan Jiang mengatakan bahwa komunitas Asia Tenggara selalu menjadi salah satu komunitas paling aktif dan penuh semangat. Ia menegaskan bahwa tim benar-benar mendengarkan berbagai masukan dari pemain dan terus berusaha menghadirkan konten yang dapat dinikmati oleh pemain di seluruh dunia.


Diablo Immortal 5.0 akan dirilis pada 17 Juni mendatang. Kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: BlizzardDiablo ImmortalInterviewNan JiangRyan QuinnWawancara
ShareTweetShare
Previous Post

Preview Diablo Immortal Patch 5.0 & Warlock – Class Baru yang Brutal dan Bos Brutal

Related Posts

Blizzard bersiap merilis Patch 5.0 untuk Diablo Immortal yang membawa The Bloodied Jewel serta class baru Warlock.
Android

Preview Diablo Immortal Patch 5.0 & Warlock – Class Baru yang Brutal dan Bos Brutal

June 15, 2026
Naoki Hamaguchi dan timnya di Square Enix ternyata telah menyiapkan ending Final Fantasy VII Revelation sejak awal pengembangan triloginya
Berita

Ending Trilogi Final Fantasy VII Remake Ternyata Sudah Ditetapkan Sejak Awal Pengembangan

June 15, 2026
Koei Tecmo dan Gust berbagi banyak detail perdana dari game JRPG terbaru Atelier Karia: The Night Kingdom & the Guide of Memories
Berita

Atelier Karia: The Night Kingdom & the Guide of Memories Bagi Ragam Detail Baru

June 15, 2026
AMD yang ikut memanaskan suasana lewat materi pemasaran terbarunya yang secara terang-terangan membandingkan dengan MacBook Neo milik Apple.
Berita

AMD Sindir MacBook Neo Soal Gaming, Klaim Laptop Ryzen Bisa Main Lebih Banyak Game

June 15, 2026
Akses ke mode campaign Call of Duty: Modern Warfare 4 akan dibuka satu minggu lebih awal dari jadwal rilis penuhnya di Oktober nanti
Berita

Call of Duty: Modern Warfare 4 Tetapkan Jadwal Early Access untuk Mode Campaign

June 15, 2026
Saat Dragon's Dogma 2 rilis pada awal 2024, game ini langsung jadi sorotan berkat berbagai fitur unik yang dibawanya.
Berita

Capcom Akhirnya Buang Microtransaction dari Dragon’s Dogma 2

June 15, 2026

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Game Terlalu Bermasalah, Kini Snowbreak Ikut Tunda Rilis Update Barunya

Game Terlalu Bermasalah, Kini Snowbreak Ikut Tunda Rilis Update Barunya

by Fadhil
June 12, 2026
0

Pihak Amazing Seasun Games belum lama ini mengonfirmasi penundaan rilis update terbaru untuk Snowbreak: Containment Zone.

Artikel ini akan memberikan panduan lengkap dan mudah dipahami tentang cara redeem code Ever Night Reawakening.

Ever Night Reawakening Redeem Code – Banyak Reward Gratis

by Taufik
June 10, 2026
0

Ever Night Reawakening adalah RPG idle bertema dark fantasy yang mengajak pemain menjelajahi dunia yang terjebak dalam malam abadi dan...

Girls' Frontline: Fire Control dipastikan akan tutup server pada Agustus 2026 setelah hanya bertahan kurang dari satu tahun sejak rilisnya

Belum Lama Rilis, Girls’ Frontline: Fire Control Sudah Direncanakan Tutup Server

by Fadhil
June 10, 2026
0

Girls' Frontline: Fire Control dipastikan akan tutup server pada Agustus 2026 setelah hanya bertahan kurang dari satu tahun sejak rilisnya.

Game berjudul FIFA World Cup 2026 akan meluncur secara eksklusif di Netflix mulai 11 Juni dan menjadi langkah pertama FIFA untuk membangun.

Game FIFA World Cup 2026 Resmi Hadir 11 Juni dan Bisa Dimainkan di Netflix Lewat HP atau TV

by Taufik
June 5, 2026
0

FIFA akhirnya siap merilis game sepak bola besar pertamanya sejak berpisah dengan Electronic Arts. Game berjudul FIFA World Cup 2026...

Manjuu kembali mengadakan sesi Closed Beta Azur Promilia yang kali ini dikhususkan untuk para pemain di wilayah Jepang

Azur Promilia Kembali Buka Pendaftaran Closed Beta Baru

by Fadhil
June 5, 2026
0

Manjuu kembali mengadakan sesi Closed Beta Azur Promilia yang kali ini dikhususkan untuk para pemain di wilayah Jepang.

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd