Di ajang Computer Entertainment Developers Conference (CEDEC) 2026, dua developer Capcom, Kenji Irie dan Serina Ohara, membagikan cerita menarik soal proses pembuatan model karakter Pragmata, khususnya animasi wajah dan rambut. Salah satu fakta yang cukup mengejutkan, rambut panjang ikonik milik Diana ternyata sempat ingin dipotong menjadi bob cut karena biaya pengembangannya dianggap terlalu mahal.
Berbeda dengan kebanyakan game yang memakai hair card atau poligon datar bertekstur rambut, Pragmata merender setiap helai rambut Diana satu per satu. Hasilnya memang jauh lebih realistis karena rambut bisa bergerak dan melambai dengan lebih alami. Namun, teknologi ini juga jauh lebih berat. Kalau memakai hair card animasi rambut Diana hanya membutuhkan sekitar 22 joint, sistem yang dipakai Pragmata justru membutuhkan sekitar 430.000 titik animasi.

Karena itu, biaya pembuatan aset, simulasi, sampai proses render rambut Diana jadi sangat besar. Bahkan sejak masih tahap konsep 2D, tim pengembang sudah sempat ragu apakah rambut sepanjang itu perlu dipertahankan. Di tengah proses pengembangan, mereka bahkan membuat model uji Diana dengan bob cut untuk melihat apakah gaya rambut pendek bisa memangkas biaya produksi dan beban pengolahan game.
Meski begitu, keputusan akhirnya justru tetap mempertahankan rambut panjang Diana. Tim Capcom merasa rambut pirang tersebut penting untuk menggambarkan kesan kehidupan di bulan, sekaligus memperkuat karakter Diana sebagai gadis muda yang tiba-tiba terseret ke petualangan besar yang sebenarnya belum siap ia hadapi. Selain itu, karena pemain akan lebih sering melihat Diana dari belakang saat bermain, animasi rambut panjangnya juga diharapkan bisa membuat tampilan game tetap menarik selama permainan berlangsung.

Agar semua itu bisa terwujud, tim pengembang harus melewati banyak tantangan. Mereka bukan cuma harus memikirkan biaya pembuatan aset dan simulasi rambut, tetapi juga memastikan beban GPU tetap aman di berbagai spesifikasi PC dan konsol. Dengan begitu, game tetap bisa berjalan mulus meski rambut Diana terus bergerak secara dinamis di layar.
Menariknya, meski rata-rata kepala manusia memiliki sekitar 100.000 helai rambut, Diana di dalam game dibuat dengan kurang dari 20.000 helai rambut. Supaya tetap terlihat alami, tim Capcom mengatur ketebalan, gaya, dan bentuk rambutnya dengan sangat detail. Hasil akhirnya adalah rambut yang terlihat realistis sekaligus cocok dengan kepribadian Diana yang ceria, penuh energi, dan kadang sedikit usil.
Sumber: Famitsu
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post