gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

[EKSKLUSIF] Wawancara Fatal Fury: City of the Wolves Season 2 – Kunci Dibalik Pemilihan Lineup Karakter Terbaru!

Fadhil by Fadhil
January 22, 2026
in Wawancara
0
Rangkuman wawancara eksklusif kami dengan produser Shinya Tamaki director Hayato Konya mengenai season terbaru Fatal Fury COTW

Rangkuman wawancara eksklusif kami dengan produser Shinya Tamaki director Hayato Konya mengenai season terbaru Fatal Fury COTW

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Hari ini menandai peluncuran resmi Fatal Fury: City of the Wolves Season 2, sebuah pembaruan besar yang siap mengubah peta persaingan dalam game ini.

Untuk merayakannya, kami berbincang langsung dengan produser Shinya Tamaki dan sutradara Hayato Konya guna membahas bagaimana mereka memilih deretan petarung baru. Mulai dari hadirnya ahli Taekwondo Kim Jae Hoon sebagai karakter DLC pertama, tantangan memodernisasi karakter ikonik seperti Geese Howard dan Wolfgang Krauser, hingga penyesuaian keseimbangan yang memengaruhi meta permainan.

Dari kiri ke kanan: Shinya Tamaki (Produser), Hayato Konya (Director)

Memilih Lineup Season 2 dan Identitas Karakter

Proses pemilihan karakter untuk Season 2 sangat dipengaruhi oleh masukan komunitas sejak game ini pertama dirilis. Saat membahas Kim Jae Hoon, karakter yang sudah lama tidak bisa dimainkan, Konya menjelaskan kalau tim mereka terus memantau “topik yang paling ramai dibicarakan sejak Season 1.”

Para pengembang menyadari banyak pemain menginginkan karakter yang berasal dari Garou: Mark of the Wolves. Menanggapi permintaan tersebut, tim memutuskan untuk memprioritaskan karakter favorit penggemar.

“Kami merasa cara terbaik membuka Season 2 adalah dengan karakter dari MotW, itulah mengapa dia menjadi yang pertama hadir,” jelas Konya.

Namun, menambah roster juga membawa tantangan teknis dan desain, terutama untuk veteran seperti Geese Howard dan Blue Mary. Menurut Konya, keduanya merupakan karakter paling menantang untuk diadaptasi.

Kehadiran mereka yang konsisten di The King of Fighters XIV dan XV telah membentuk citra tertentu di benak pemain yang cukup berbeda dari versi asli mereka di Fatal Fury.

Tim harus berhati-hati agar bisa membawa mereka kembali ke City of the Wolves tanpa mengecewakan pemain yang sudah terbiasa dengan versi modernnya.

“Kami harus memikirkan moveset mereka dengan sangat cermat agar terasa hidup sebagai karakter Fatal Fury: CotW,” kata Konya.

Tujuannya adalah menghilangkan lapisan gaya “KOF” dan mengembalikan identitas Fatal Fury mereka, tanpa merusak citra yang sudah melekat pada karakter tersebut.

Cara Memperbarui Konsep Karakter

Memodernisasi tampilan karakter klasik yang belum pernah muncul di game modern membutuhkan proses kreatif yang terstruktur.

Saat ditanya bagaimana tim mempertahankan siluet ikonik sambil memperbarui visualnya, Konya menjelaskan kalau mereka memulai dengan “mengumpulkan berbagai kata kunci” untuk menentukan arah artistik.

Mengambil Hokutomaru sebagai contoh, tim menyaring karakter ke elemen penting seperti “syal”, “ninja”, atau “Shiranui”.

Kata kunci ini menjadi fondasi pembuatan concept art, sehingga meskipun karakter dikembangkan dengan teknologi grafis generasi baru, identitas visual utamanya tetap terjaga dan mudah dikenali.

Kaitan Krauser dengan Karakter Lain

Kembalinya Wolfgang Krauser, final boss legendaris dari Fatal Fury 2, menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana sosok ancaman besar ini cocok dengan narasi saat ini.

Tanpa membocorkan cerita, Konya menegaskan kalau Krauser tidak hadir sendirian, karena keberadaannya sangat terhubung dengan karakter lain.

“Dia masih punya hubungan kuat dengan karakter Fatal Fury,” ungkap Konya, khususnya dengan Terry Bogard yang pernah mengalahkannya, serta hubungan darahnya dengan Rock Howard, putra Geese.

Tim pengembang memasukkan Krauser dengan mempertimbangkan jaringan relasi ini, termasuk memikirkan “siapa yang akan ia hadapi di South Town” untuk menentukan posisinya di roster modern.

Perubahan Meta dan Update Balancing

Soal “penyesuaian balancing seluruh roster” di Season 2, tim tidak sekedar mengubah angka damage. Konya menjelaskan kalau meskipun melakukan buff atau nerf itu mudah, kebutuhan Season 2 jauh lebih kompleks.

Tujuannya bukan hanya menyeimbangkan statistik, tetapi meningkatkan pengalaman bermain dari setiap karakter.

Penyesuaian dilakukan agar setiap petarung terasa lebih enak digunakan dan lebih bermakna dalam gameplay, sehingga update ini bukan sekadar perbaikan angka, melainkan benar-benar memperkaya cara bermain.

Jika tertarik memainkan gamenya, Fatal Fury: City of the Wolves saat ini telah tersedia di PlayStation 5, Xbox Series, PlayStation 4, serta PC melalui Steam dan Epic Games Store.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: EksklusifFatal Fury: City of the WolvesInterviewSNKWawancara
ShareTweetShare
Previous Post

Review Dynasty Warriors: Origins Visions of Four Heroes – Bukan Sekadar DLC Tambahan

Next Post

Ubisoft Batalkan 6 Game, Termasuk Remake Prince of Persia: The Sands of Time

Related Posts

Berangkat dari kebutuhan tersebut, Elicia Lee mendirikan Indie Wavemakers, sebuah inisiatif yang fokus membantu developer indie.
Industri

[EKSKLUSIF] Wawancara dengan Elicia Lee – Keinginan Indie Wavemakers Jadi Tempat Developer Indie Berkembang, Bukan Cuma Cari Sorotan

July 17, 2026
Rangkuman wawancara eksklusif kami dengan James Barnard selaku pimpinan Springloaded di ajang Indie Wavemakers Exchange 2026
Wawancara

[EKSKLUSIF] Wawancara dengan James Barnard – Passion Luar Biasa Dalam Kreasikan Game dari Sumber Inspirasi Apapun!

July 17, 2026
Rangkuman wawancara kami dengan Kento Kinoshita dan Naoto Oyama daro Capcom yang berfokus membahas Dragon's Dogma 2: Dark Arisen
Konsol

[EKSKLUSIF] Wawancara Dragon’s Dogma 2: Dark Arisen – Lebih Dalam Mengenai Region Norgan dan Konten Baru Lainnya!

July 15, 2026
Di ajang Indie Wavemakers, kami berkesempatan ngobrol eksklusif dengan Al Yang, Studio Creative Director di NeoBards Entertainment.
Industri

[EKSKLUSIF] Wawancara dengan Al Yang – Membangun Game di Berbagai Belahan Dunia dan Bantu Developer Besar

July 14, 2026
Jay Armstrong adalah salah satu pendiri Massive Monster, studio di balik Cult of the Lamb, dan kami dapat kesempatan wawancara.
Industri

[EKSKLUSIF] Wawancara dengan Jay Armstrong – Gimana Membangun Fans dan Membantu Developer Lain

July 14, 2026
Kami juga mendapat kesempatan berbincang dengan Jakub Szamalek, Narrative Director sekaligus Main Writer untuk The Blood of Dawnwalker.
Konsol

Wawancara The Blood of Dawnwalker dengan Jakub Szamalek – RPG Ambisus yang Berani Ubah Aturan Main Open World

July 8, 2026
Next Post
Ubisoft Batalkan 6 Game, Termasuk Remake Prince of Persia: The Sands of Time

Ubisoft Batalkan 6 Game, Termasuk Remake Prince of Persia: The Sands of Time

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd