Kementerian Komunikasi dan Digital RI atau Komdigi mulai memetakan berbagai platform digital berdasarkan tingkat risikonya terhadap anak. Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid mengungkap kalau sejumlah produk, fitur, dan layanan digital kini sudah masuk ke kategori risiko tinggi maupun risiko rendah berdasarkan hasil penilaian mandiri yang kemudian diverifikasi oleh Komdigi.
Penilaian ini merupakan bagian dari penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, atau yang lebih dikenal sebagai PP Tunas. Jadi, berbagai Penyelenggara Sistem Elektronik atau PSE diminta melakukan penilaian terhadap produk dan layanan mereka masing-masing sebelum hasilnya diperiksa lebih lanjut oleh pemerintah.
Per 6 September 2026, Meutya menyebut sudah ada 252 produk, fitur, dan layanan atau PLF dari total 94 PSE yang menyelesaikan proses penilaian mandiri tersebut. Dari sini, Komdigi kemudian mengidentifikasi layanan mana yang masuk kategori risiko tinggi dan mana yang dinilai memiliki risiko lebih rendah terhadap anak.
Banyak Game dan Platform Populer Masuk Risiko Tinggi
Yang cukup menarik buat gamer, beberapa game dan platform besar ternyata masuk ke dalam kategori PLF berisiko tinggi. Daftarnya mencakup VALORANT, Goddess of Victory: NIKKE, Age of Empires Mobile, Teamfight Tactics Mobile, sampai Crossfire: Legends.
Bukan cuma game, sejumlah platform sosial dan hiburan populer juga masuk kategori yang sama. Discord, Telegram, X, Pinterest, YouTube, Vidio, WeTV, SnackVideo, sampai Hago termasuk di dalam daftar tersebut.

Berikut daftar PLF yang masuk kategori risiko tinggi:
- Lazada (aplikasi)
- Lazada (situs web)
- Blibli
- BMoney
- Vidio
- Hago App
- SnackVideo
- X
- Sola Mahjong
- Goddess of Victory: NIKKE
- Age of Empires Mobile
- VALORANT
- Teamfight Tactics Mobile
- Telegram
- Apple Podcasts
- WeTV
- MAXStream TV
- Discord
- YouTube
- Ludo World – Ludo Superstar
- Crossfire: Legends
PlayStation, Google Play, Apple Arcade hingga Gemini Masuk Risiko Rendah
Di sisi lain, cukup banyak layanan gaming, hiburan, komunikasi, sampai produktivitas yang masuk kategori risiko rendah. Untuk urusan gaming, beberapa nama yang cukup familiar adalah Apple Arcade, Game Center & Games, Google Play, PlayStation, Lapak Gaming, Itemku, dan UniPin.
Ada juga layanan besar seperti Spotify, Apple Music, Apple TV, Google Search, Gmail, Google Maps, Google Photos, sampai Gemini yang masuk kategori risiko rendah. YouTube Kids juga berada di kategori ini, berbeda dari YouTube reguler yang justru masuk daftar risiko tinggi.
Berikut daftar PLF yang masuk kategori risiko rendah:
- Apple Arcade
- Lapak Gaming
- Itemku
- App Store
- Apple Books
- Lazada Service (situs web)
- OPPO (situs web)
- Game Center & Games
- Google Shopping
- Livin’ Next-G
- Eidupay
- DANA
- UniPin
- Livin’ by Mandiri
- Netflix Kids Profile
- FaceTime
- iMessage
- Google Messages
- Gmail
- Canva Pendidikan
- iCloud Drive & Photos
- Siri
- YouTube Kids
- Google Maps
- Gemini
- Apple Maps
- Apple Invites
- Google Classroom
- Google Play
- PlayStation
- Apple Music
- Apple TV
- Spotify
- Ruangguru (aplikasi)
- Ruangguru (situs web)
- Google Workspace
- Google Search
- Safari
- Google Photos
Klasifikasi ini pada dasarnya menjadi bagian dari upaya pemerintah menerapkan PP Tunas dan memberikan gambaran mengenai tingkat risiko berbagai layanan digital terhadap anak. Menariknya, kategori yang diberikan tidak selalu mengikuti jenis layanannya. YouTube dan YouTube Kids misalnya berada di kategori berbeda, begitu juga beberapa layanan gaming yang bisa masuk risiko tinggi maupun rendah tergantung karakteristik platform dan hasil penilaiannya.
Sumber Kompas
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id









![[EKSKLUSIF] Wawancara Hearthstone dengan Cora Georgiou dan Ryan Hickman – Expansion Baru, Antusiasme Untuk Monk, dan Perombakan Besar di Sisi Cerita!](https://cdn.gamerwk.com/2026/09/Hearthstone-Interview-Blizzcon-2026-120x86.jpg)



Discussion about this post