gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Razer Basilisk V3, Elegan Seperti Biasa!

Taufik by Taufik
September 8, 2021
in Hardware, Review
0
Razer Basilisk kembali hadir dengan desain yang elegan serti fitur yang menarik untuk para gamer PC.

Razer Basilisk kembali hadir dengan desain yang elegan serti fitur yang menarik untuk para gamer PC.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Ketika sudah memutuskan untuk menjadi PC sebagai perangkat gaming utama, para gamer pasti selalu berfokus pada hardware atau komponen untuk performa ketika memainkan berbagai game. Itu memang tidak sepenuhnya salah. Namun, sebenarnya ada elemen lain yang sebenarnya perlu diperhatikan, yaitu sebuah periferal atau gaming gear.

Berbicara mengenai sebuah periferal gaming gaming, salah satu produsen gaming gear ternama – Razer telah mengeluarkan produk gaming mouse terbarunya, yaitu Razer Basilisk V3. Mouse tersebut dijanjikan bakal memuaskan pengalaman gaming terbaik para gamer PC. Apakah memang benar seperti itu? Yuk simak artikelnya!

Desain Elegan Tanpa Perubahan Signifikan

Razer Basilisk V3 tidak memiliki perbedaan yang mencolok dari versi sebelumnya. Secara keseluruhan kami tidak melihat adanya perbedaan. Mouse tersebut masih mengandalkan palm grip sebagai basis utamanya dan kami masih merasakan kenyamanan yang sama pada versi ini sama halnya seperti versi sebelumnya.

Razer Basilisk V3 hanya mendukung bagi para gamer yang menggunakan tangan kanan, sayangnya bagi kamu para pengguna kidal mouse ini tidak mendukungnya. Untuk permukaan mousenya sendiri tidak licin karena teksturnya. Jadi bagi kamu yang mungkin sudah terbiasa menggunakan permukaan yang polos akan sedikit tidak terbiasa.

Razer Basilisk V3 sendiri memiliki ukuran panjang 130mm, lebar 60mm, serta tinggi 42.5mm. Ukuran tersebut tidak terlalu kecil dan saya pribadi yang memiliki tangan besar cukup nyaman ketika menggunakannya. Disamping ukurannya yang dirasa “pas”, mouse tersebut juga memiliki beban yang ringan, hanya 101g dan tidak perlu tenaga lebih untuk menggerakannya.

Sebagai sebuah mouse kekinian, Razer Basilisk V3 juga dibekali dengan kostumisasi RGB yang khas dari Razer Chroma. Setidaknya ada 11 zona RGB, yaitu 9 pada bagian bawah, 1 pada bagian logo, dan satu lagi pada bagian scroll. Selain itu, ada juga dukunga hingga 26.000 DPI dimana pengaturan arah mouse ke kiri atau kanan bisa diatur masing-masing secara individu.

Pengalaman Bermain Menjadi Lebih Menarik?

Basilisk V3 menggunakan Optical Switch Gen 2 besutan Razer, hal tersebut memungkinkan mouse ini memiliki kecepatan hingga tiga kali lipat dan secara efektif mengurangi resiko terjadinya double klik dengan ketahanan hingga 70 juta klik. Mouse tersebut juga memiliki tombol tambahan jika kamu membutuhkannya, dan tentu saja semuanya bisa di atur melalui Razer Synapse.

Salah satu tombol tambahan tersebut dinamakan Sensitivity Clutch di Razer Synapse. Jika memencet tombol tersebut, maka pengaturan DPI akan direset ke angka yang ditentukan. Misalnya, kamu mengatur angka DPI default pada kisaran angka 400, maka jika mencet tombol tersebut angka DPI akan menjadi 400. Posisinya juga dekat dengan jempol yang membuatnya mudah diatur ketika bermain game, terutama bagi para gamer FPS.

Selain itu, salah satu teknologi yang cukup menarik adalah hadirnya HyperScroll Tilt Wheel yang hadir dengan berbagai konfigurasi sesuai dengan kenyamanan penggunanya. Setidaknya ada dua mode scroll yang bisa dipilih oleh pengguna. Yaitu:

  • Mode Tactile Scrolling: Ini adalah mode scroll standar, dimana ketika kamu scroll ke atas dan ke bawah akan ada sedikit “gradakan” atau terkesan seret seperti scroll pada umumnya.
  • Mode Free-Spin Cycling: Ini yang cukup menarik, scroll di mouse akan berubah menjadi “licin” seakan-akan tidak ada penghambat dan menjadi sangat sensitif. Artinya bagi kamu para gamer yang membutuhkan kecepatan scroll bisa sangat berguna.

Ketika kamu memencet tombol untuk mengubah mode scroll akan ada sedikit getaran agar kamu tahu kalau mode scrollnya telah berubah ke mode lainnya. Selain mengubahnya secara manual, ada juga fitur Smart-Reel dimana sistem akan otomatis mengubah mode scroll jika dirasa penggunanya menggunakan scroll terlalu cepat.

Untuk bagian “tilt” scroll dibagian memungkin kamu untuk melakukannya ke kiri dan juga ke kanan. Menurut kami itu bukan memiringkan scrollnya, melainkan hanya seperti memencet sebuah tombol ke arah kiri dan kanan. Kamu juga perlu sedikit terbiasa agar jago menggunakan fitur yang satu ini.

Fitur yang disebut tilt tersebut cukup berguna ketika memainkan game-game shooter seperti PUBG misalnya. Namun meski dirasa cukup berguna, kami sendiri merasa kesulitan ketika menggunakannya. Jari telunjuk untuk klik kanan, jari tengah untuk bagian scroll, dan jari manis untuk klik kanan. Seperti yang sudah kami katakan sebelumnya, fitur tersebut baru bakal berguna banget ketika kamu sudah menguasainya.

Razer Synapse juga masih hadir dengan berbagai fitur yang lengkap. Selain kamu bisa mengatur RGB, kamu juga bisa mengatur berbagai hal penting lainnya seperti DPI atau Macro. Agar lebih memudahkan, ada juga berbagai jenis “profile” yang bisa digunakan pengguna sesuai dengan kebutuhannya.

Kesimpulan

Razer Basilisk V3 bisa menjadi mouse yang cukup ideal bagi para gamer secara keseluruhan. Sebagai contoh dibagian desain, ukurannya tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil. Jadi bagi gamer yang khawatir tangannya terlalu kecil atau besar tidak perlu ragu karena ukuran mouse ini cukup seimbang dari segi ukuran dan juga bobot.

Optical Switch generasi ke-2 besutan Razer juga cukup nyaman digunakan, apalagi Razer menjamin keamanan “ekstra” bagi kamu yang khawatir dengan masalah double klik. Fitur tambahan lainnya yang berguna buat gamer adalah HyperScroll Tilt dimana fungsi scroll bisa diubah menjadi normal atau menjadi licin dan lebih cepat serta bisa dijadikan tombol tambahan, meskipun cukup sulit menggunakan tombol scroll ke sampingnya, hanya butuh waktu untuk terbiasa.

Tertarik untuk meminangnya? Razer Basilisk V3 dibanderol pada kisaran harga USD 69.99 atau sekitar IDR 1 Juta. Untuk informasi lebih lanjut kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game mobile lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Gaming GearMouseRazerRazer Basilisk V3
ShareTweetShare
Previous Post

Review Tales of Arise, Sebuah Awal Baru yang Penuh Kejutan!

Next Post

Tips Pemula yang Wajib Kamu Perhatikan Sebelum Main Tales of Arise

Related Posts

Fokus industri saat ini justru ada pada tingginya permintaan memori, karena kelangkaan RAM diperkirakan masih bisa lanjut 10 tahun ke depan.
Berita

ADATA Sebut Kelangkaan RAM Bisa Berlanjut 10 Tahun Lagi

July 21, 2026
CEO SK Hynix, Kwak Noh-jung, memprediksi industri chip memori seperti RAM bakal menghadapi krisis pasokan paling parah pada 2027.
Berita

SK Hynix Prediksi Krisis RAM Puncaknya di 2027, Stok Akan Terbatas Sampai 2030

July 15, 2026
Berdasarkan laporan terbaru, harga RAM DDR4 juga diprediksi bakal naik lebih dari 50% pada kuartal ketiga (Q3) 2026. Bahkan, DDR3 juga.
Berita

Harga RAM DDR4 Diprediksi Naik Lebih dari 50%, DDR3 Ikut Terdampak

July 9, 2026
Seri terbarunya, Echoes of Aincrad, yang dikembangkan oleh Game Studio, mencoba menghadirkan pengalaman action RPG yang lebih dalam.
Konsol

Review Echoes of Aincrad – Setidaknya Bukan Game SAO Terburuk

July 9, 2026
Kami dapat kesempatan menjajal The Blood of Dawnwalker selama sekitar empat jam yang langsung memperlihatkan keseruannya.
Berita

Nyobain The Blood of Dawnwalker – Jadi Vampir di RPG Open World yang Masif!

July 8, 2026
Witchspire mencoba masuk ke persaingan game survival crafting dengan pendekatan yang sedikit berbeda dan seru.
PC

Review Witchspire Early Access – Jadi Penyihir di Game Survival Crafting Ternyata Seru

Next Post
Tips Pemula yang Wajib Kamu Perhatikan Sebelum Main Tales of Arise

Tips Pemula yang Wajib Kamu Perhatikan Sebelum Main Tales of Arise

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd