Sony Interactive Entertainment mengumumkan perubahan besar untuk ekosistem PlayStation. Mulai Januari 2028, perusahaan disebut akan menghentikan produksi disc game fisik. Setelah itu, pembelian game baru hanya akan tersedia dalam format digital, baik melalui PlayStation Store maupun kode digital yang dijual oleh retailer.
Dalam pengumumannya, Sony menyebut keputusan ini diambil untuk mengikuti perubahan kebiasaan pemain yang kini semakin banyak beralih ke game digital. Menurut perusahaan, tren tersebut sudah jauh melampaui penggunaan disc fisik, sehingga langkah ini dianggap sebagai arah yang paling masuk akal bagi masa depan PlayStation.
Keputusan tersebut sekaligus menandai berakhirnya sebuah era. Sejak PlayStation pertama meluncur pada 1994, konsol ini menjadi salah satu pihak yang mempopulerkan penggunaan disc sebagai media utama untuk video game. Meski bukan konsol pertama yang memakai disc, kesuksesan PlayStation membuat format tersebut menjadi standar industri selama bertahun-tahun dan menjadi awal persaingan dengan Xbox, sementara Nintendo tetap mempertahankan format cartridge.

Pengumuman Sony ini juga datang hanya beberapa hari setelah Rockstar Games mengonfirmasi bahwa Grand Theft Auto VI akan dirilis tanpa disc fisik dan hanya menggunakan kode digital di dalam boks. Keputusan tersebut sempat memicu protes dari banyak penggemar yang masih ingin mengoleksi versi fisik game.
Dengan langkah Sony ini, keputusan Rockstar tampaknya bukan lagi kasus yang berdiri sendiri. Justru, hal tersebut bisa menjadi gambaran arah industri game ke depan, di mana distribusi digital akan semakin mendominasi dibanding media fisik.
Meski begitu, perubahan ini tentu masih akan memicu perdebatan di kalangan gamer. Sebagian pemain menyambut format digital karena lebih praktis, sementara yang lain masih merasa disc fisik memiliki nilai koleksi, kemudahan untuk dijual kembali, hingga menjadi cara terbaik untuk benar-benar memiliki sebuah game.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post