gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

[TGS 2024] Wawancara Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii dengan RGG Studio – Tema Bajak Laut Cocok dengan Majima yang Gila

Taufik by Taufik
September 30, 2024
in Konsol, PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Wawancara, Xbox One, Xbox Series S, Xbox Series X
0
Pada Tokyo Game Show 2024, kami melakukan wawancara dengan perwakilan dari RGG Studio untuk berbicara soal Like a Dragon: Pirate Yakuza.

Pada Tokyo Game Show 2024, kami melakukan wawancara dengan perwakilan dari RGG Studio untuk berbicara soal Like a Dragon: Pirate Yakuza.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Pada ajang Tokyo Game Show 2024, kami mendapatkan kesempatan melakukan wawancara dengan perwakilan dari RGG Studio, yaitu: Hiroyuki Sakamoto – Chief Producer dan Ryosuke Horii – Game Director, untuk berbincang soal Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii. Game tersebut menghadirkan tema yang unik dan apa alasan mereka menggunakan tema bajak laut? Simak wawancaranya!

Alasan Dibalik Tema Bajak Laut

Sejak rilis Yakuza 0, bisa dibilang para fans telah menantikan cerita yang berfokus pada Goro Majima, tokoh yang dikenal dengan gaya yang eksentrik dan gaya bertarung yang gila. Namun, ketika game ini diumumkan dengan latar belakang bajak laut di Hawaii, banyak yang terkejut dengan konsep tersebut. Dalam wawancara ini, Hiroyuki Sakamoto menjelaskan bahwa pemilihan tema ini bukan tanpa alasan.

“Setelah rilis Yakuza 8 (Like a Dragon: Infinite Wealth), kami ingin mengembangkan cerita Majima lebih jauh, namun perlu dipertimbangkan bagaimana mengaitkan kisahnya dengan cerita utama seri ini,” ujar Sakamoto. Dalam proses pencarian konsep yang paling cocok dengan kepribadian Majima, tim menyadari bahwa tema bajak laut bisa menghadirkan sesuatu yang fresh dan tidak terduga. Sakamoto menambahkan, “Bajak laut mewakili kebebasan, ketidakteraturan, dan ketegangan, yang sangat cocok dengan karakter Majima.”

Tema bajak laut ini juga merupakan elemen baru yang belum pernah dieksplorasi dalam seri sebelumnya. Dengan demikian, tim merasa bahwa inilah cara terbaik untuk menghadirkan pengalaman baru bagi penggemar setia seri Like a Dragon, sekaligus menjaga esensi dari karakter Majima yang liar dan di luar nalar.

Keputusan Membuat Seri yang Berfokus Majima

Pertanyaan besar lainnya adalah mengapa memilih Majima sebagai protagonis kali ini. Menurut Sakamoto, jawabannya cukup sederhana: Majima adalah karakter yang sangat populer dan sudah lama diinginkan oleh penggemar untuk mendapatkan cerita tersendiri. Namun, ia juga menekankan bahwa ini bukan sekadar spin-off. “Game ini merupakan lanjutan dari cerita utama, meskipun berlangsung dalam waktu dan tempat yang berbeda,” ujar Sakamoto.

Majima bukan hanya sosok yang populer, tetapi juga karakter yang memiliki banyak potensi untuk dikembangkan lebih jauh, terutama dalam hubungannya dengan organisasi Palekana, yang telah diperkenalkan sebelumnya di Like a Dragon: Infinite Wealth. Palekana merupakan bagian penting dari narasi dalam Pirate Yakuza, dan interaksi Majima dengan organisasi ini akan menjadi inti cerita yang disajikan.

Tidak Lagi Menggunakan Nama Gaiden

Menariknya, game ini diberi judul Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii dalam versi internasional, judul versi Jepangnya tetap menggunakan “Gaiden”. Dalam tradisi game Yakuza/Like A Dragon, “Gaiden” berarti cerita sampingan yang memperluas narasi utama, seperti yang sebelumnya diterapkan dalam Like a Dragon Gaiden: The Man Who Erased His Name.

Sakamoto mengakui bahwa sempat ada diskusi untuk menambahkan kata “Gaiden” dalam versi Inggris, namun akhirnya diputuskan bahwa judul tersebut sudah cukup menjelaskan inti dari cerita tanpa perlu embel-embel tambahan.

Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa game ini pada dasarnya tetap merupakan cerita Gaiden, meskipun latarnya berbeda di Hawaii dan dengan tema bajak laut yang baru. “Pada akhirnya, yang paling penting adalah bagaimana game ini mampu menjadi bagian integral dari semesta Like a Dragon, terlepas dari penamaannya,” kata Sakamoto.

Dikerjakan Bareng dengan Like a Dragon: Infinite Wealth

Pengembangan Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii dimulai bersamaan dengan pengerjaan Like a Dragon: Infinite Wealth, dan tentunya menghadirkan berbagai tantangan. Salah satu tantangan utama adalah memperkenalkan elemen-elemen baru yang belum pernah muncul di game sebelumnya, seperti tema bajak laut dan pertempuran laut. Sakamoto mengakui bahwa menggabungkan unsur bajak laut dengan mekanik game actionyang sudah menjadi ciri khas membutuhkan banyak eksperimen.

“Gaya bertarung Mad Dog tetap mempertahankan elemen klasik seperti pukulan, tendangan, dan penggunaan pisau, yang telah menjadi ciri khas Majima. Namun, untuk memberikan suasana yang berbeda, kami juga mengembangkan gaya Sea Dog, yang memungkinkan pemain menggunakan dua bilah pedang,” ujar Ryosuke Horii. Ini adalah salah satu inovasi yang dirancang untuk memberikan keseimbangan antara gameplay yang familiar dan elemen baru yang unik.

Selain itu, sang developer juga menghadapi tantangan dalam menciptakan mekanisme pertempuran udara dan laut yang sesuai dengan tema bajak laut. Meskipun Horii tidak dapat memberikan banyak detail tentang sistem manajemen kru dan pertempuran laut, ia mengisyaratkan bahwa fitur ini akan memberikan banyak pengalaman baru bagi pemain.

RGG Studio Mengembangkan Game dengan Efisien

Salah satu hal yang selalu menjadi misteri bagi para fans adalah bagaimana RGG Studio mampu merilis game berkualitas tinggi setiap tahun. Dalam wawancara ini, kami mempertanyakannya dan Sakamoto memberikan sedikit bocoran tentang “rahasia” di balik kecepatan produksi mereka.

Menurutnya, kunci utama adalah kerja tim yang solid dan pengambilan keputusan yang cepat. Selain itu, banyak proses yang telah diotomatisasi, seperti pembuatan ROM dan debugging yang dibantu oleh AI. Hal ini memungkinkan tim untuk menghemat waktu dan mengoptimalkan alur kerja mereka.

“Dengan workflow yang dioptimalkan, kami bisa fokus pada hal-hal yang lebih kreatif dan inovatif,” ujar Sakamoto. Ini menunjukkan bahwa selain teknologi, kerja sama dan pengalaman panjang juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan mereka.

Masa Depan Yakuza / Like a Dragon

Melihat kesuksesan Like a Dragon Gaiden: The Man Who Erased His Name, Sakamoto mengungkapkan bahwa RGG Studio ingin terus mengembangkan judul-judul yang lebih mudah diakses oleh pemain. Game-game seperti ini, yang tidak sekompleks judul utama, tetap memberikan cerita yang mendalam namun lebih mudah dijangkau oleh pemain baru.

Meskipun belum ada informasi lebih lanjut mengenai rencana masa depan, Sakamoto menekankan bahwa tim akan terus mengeksplorasi ide-ide baru yang fresh dan tetap setia pada identitas seri Yakuza / Like a Dragon.

Pesan Untuk Para Fans

Sebagai penutup, baik Sakamoto maupun Horii menyampaikan pesan kepada para fans untuk tetap bersabar menunggu informasi lebih lanjut tentang Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii. Mereka percaya bahwa meskipun game ini membawa tema bajak laut yang belum familiar, inti dari drama dan narasi khas Like a Dragon tetap akan terasa kuat.

“Kami belum pernah membuat game bertema bajak laut sebelumnya, jadi ada banyak tantangan, tetapi kami yakin hasilnya akan memuaskan para fans,” ujar Horii. Dengan gameplay yang baru dan cerita yang memikat, Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii diharapkan menjadi salah satu judul yang paling dinantikan oleh para fans setia seri ini.


Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii rencananya akan dirilis untuk PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series, dan PC pada 28 Februari 2025. Gamenya akan dipasarkan dalam berbagai edisi khusus lengkap dengan bonus pre-order, yang mana akses pembeliannya juga sudah resmi dibuka. Untuk detail lebih lanjut mengenai gamenya bisa kamu pantau lewat website resmi mereka DI SINI.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: InterviewLike a Dragon: Pirate Yakuza in HawaiiRGG StudioSEGAWawancara
ShareTweetShare
Previous Post

[TGS 2024] Nyobain Sword Art Online: Fractured Daydream – Fokus Multiplayer, Ada Roguelike

Next Post

[TGS 2024] Wawancara Sonic Rumble dengan SEGA – Wadah Baru Fans Untuk Menikmati Sonic

Related Posts

Cygames telah meresmikan brand barunya yang diberi nama CygamesEdge serta Where the Winds Fall sebagai game debutnya
Berita

Cygames Resmikan Brand Baru Bernama CygamesEdge dan Game Pertama Timnya

September 4, 2026
Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.
Android

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

September 4, 2026
Sony ikut meramaikan hype GTA lewat hardware baru yang diperlihatkan dalam rangkaian State of Play berupa DualSense.
Berita

Sony Umumkan DualSense Edisi GTA 6 Seharga 1,5 Juta Rupiah

September 4, 2026
Pearl Abyss resmi ngumumin Charting the Unknown, DLC cerita pertama buat Crimson Desert yang ternyata nggak perlu ditunggu lama.
Berita

Crimson Desert Dapatkan DLC Eksplorasi Bawah Laut dan Naval Combat

September 4, 2026
Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!
Konsol

Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!

September 4, 2026
Konami kemarin malam resmi mengumumkan proyek game original barunya yang dikemas sebagai action adventure berjudul Rhapsody in Scarlet
Berita

Rhapsody in Scarlet Diumumkan, Game Action Adventure Original Terbaru dari Konami

September 4, 2026
Next Post
Pada ajang Tokyo Game Show 2024, kami mendapatkan kesempatan wawancara dengan perwakilan dari SEGA untuk berbincang soal Sonic Rumble.

[TGS 2024] Wawancara Sonic Rumble dengan SEGA - Wadah Baru Fans Untuk Menikmati Sonic

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

by Fadhil
September 4, 2026
0

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

by Taufik
September 4, 2026
0

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Mulai November, setiap paket Game Pass cuma...

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

CounterSide Umumkan Game Barunya yang Diberi Judul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

by Fadhil
September 2, 2026
0

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A .

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Sudah Dibuka yang Janjikan Banyak Reward Menarik!

by Fadhil
September 2, 2026
0

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store.

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang.

Baru Sebulan Rilis, Update Besar Suikoden STAR LEAP Dipuji Pemain Jepang

by Taufik
September 2, 2026
0

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang. Game free-to-play yang...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd