gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Wawancara Eksklusif Film ‘Do the Game’ – Potrait Jujur Tantangan di Balik Pembuatan Game

Taufik by Taufik
April 8, 2025
in Film, Industri, Wawancara
0
Kami wawancara dengan Oscar J-T Holm, developer yang mendokumentasikan proses rumit pembuatan game melalui film dokumenter Do the Game.

Kami wawancara dengan Oscar J-T Holm, developer yang mendokumentasikan proses rumit pembuatan game melalui film dokumenter Do the Game.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Di dunia pengembangan game yang terus berkembang, transparansi seringkali menjadi hal yang langka. Kami baru-baru ini berkesempatan wawancara eksklusif dengan Oscar J-T Holm, seorang developer yang mengambil pendekatan tak biasa dalam mendokumentasikan proses rumit pembuatan game melalui film dokumenter berjudul Do the Game. Dokumenter ini menjanjikan pembongkaran sisi-sisi industri game yang biasanya tertutup rapat dari publik.

Awal Mula Dokumenter

Awalnya, proyek ini hanyalah dokumentasi pribadi, tapi lama-lama berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih besar. Oscar J-T Holm dan timnya menghabiskan waktu lima tahun untuk menciptakan sebuah film dokumenter yang berbeda dari kebanyakan. “Tujuan awalnya sih cuma buat kenang-kenangan buat kami sendiri,” jelas Holm. “Tapi kami sepakat, kalau mau bikin, harus 100% jujur. Ini bukan iklan, ini tentang menunjukkan semua hal yang kami alami.”

Dokumenter ini terinspirasi dari apa yang Holm sebut sebagai “military moments”—momen-momen intens penuh perjuangan dan kerja sama tim yang akhirnya menciptakan ikatan kuat antaranggota. Momen-momen inilah yang menjadi inti cerita mereka, menggambarkan betapa raw dan nyatanya proses pembuatan game. Meski awalnya hanya untuk kepuasan pribadi, Holm berharap “pada akhirnya, ini juga bisa bantu menarik minat orang terhadap game kami.”

Sisi Manusia di Balik Pembuatan Game

Yang paling menarik dari dokumenter ini adalah eksplorasi tak biasa tentang dinamika hubungan manusia dalam pengembangan game. Holm tidak menghindar dari tantangan interpersonal yang kerap muncul selama proses kreatif. “Kadang rasanya nggak nyaman banget,” akunya.

Dokumenter ini menyelami lanskap emosional di balik pembuatan game, memperlihatkan betapa rumitnya hubungan profesional dalam tim. Ada kalanya orang-orang berbakat justru nggak cocok dengan budaya tim, dan Holm dengan berani menampilkan dinamika kerja yang jauh dari narasi perusahaan-perusahaan kebanyakan.

Kejujuran yang Menyegarkan di Industri Game

Di industri yang biasanya penuh dengan pencitraan, pendekatan Holm terasa sangat menyegarkan. “Kita semua manusia, bukan mesin,” tegasnya. “Sering lihat video dari perusahaan game, semuanya terlihat sempurna. Padahal, aku nggak percaya itu pernah terjadi.”

Ia juga mengkritik industri game yang menurutnya terlalu fokus pada promosi diri. “Industri ini kebanyakan tepuk dada—‘perusahaan kami hebat, game kami keren banget’,” katanya. “Aku justru merindukan cerita yang lebih jujur, di mana nggak semua hal berjalan mulus.”

Produksi yang Dilandasi Passion

Yang bikin dokumenter ini istimewa adalah sifatnya yang benar-benar grassroots. “Aku punya sedikit latar belakang di dunia film, jadi ada beberapa orang di tim yang berpengalaman,” ungkap Holm. Proyek ini dikerjakan di sela-sela waktu luang, malam hari, dan akhir pekan—benar-benar hasil kerja keras tim kecil yang penuh dedikasi.

“Ini proyek sampingan yang kami kerjakan dengan serius. Tim kami kecil, tapi kami berusaha maksimal,” jelas Holm. Meski dengan sumber daya terbatas, mereka berhasil menciptakan produksi berkualitas tinggi, membuktikan bahwa passion dan kreativitas bisa mengalahkan keterbatasan budget.

Struktur Tim dan Pembelajaran

Dokumenter ini juga memberikan gambaran menarik tentang filosofi organisasi tim mereka. Holm membandingkan dengan perusahaan besar: “Di perusahaan besar, ada banyak lapisan hierarki. Komunikasi jadi kayak permainan ‘bisik-bisik’—awalnya satu info, tapi setelah melewati lima orang, info itu bisa berubah total.”

Akhirnya, mereka memilih struktur tim yang lebih datar. “Awalnya kami kukuh dengan cara kami, tapi akhirnya terbuka dengan masukan dari anggota lain,” kata Holm. Pelajaran terbesarnya? “Dengarkan hati dan fokus pada keahlian kita sendiri, bukan sekadar mengikuti cara orang lain.”

Tujuan dan Dampak Dokumenter

Selain sebagai media dokumentasi, proyek ini punya banyak manfaat. Bagi yang belum paham proses pembuatan game, ini adalah pandangan langka ke balik layar. Bagi tim sendiri, ini jadi bahan pembelajaran. Dan tentu saja, ini bisa jadi cara unik untuk mempromosikan game mereka yang akan datang.

“Di perusahaan kecil sekalipun, misal cuma 100 karyawan, tetap aja susah bagi seorang level designer untuk tahu apa yang terjadi di departemen marketing,” kata Holm. Dokumenter ini menjadi jembatan yang memperlihatkan seluruh proses sekaligus jadi alat edukasi internal.

Dokumenter Oscar J-T Holm bukan sekadar behind-the-scenes biasa. Ini adalah eksplorasi mendalam tentang kreativitas, kolaborasi, dan kisah manusia di balik pembuatan game.

“Kadang kami bangga, kadang juga malu,” akunya. “Tapi justru di situlah nilai transparansinya.” Dan dalam transparansi itu, dokumenter ini menemukan kekuatannya—sebuah potret jujur dan tanpa filter tentang dunia pembuatan game.


Jika ingin tahu lebih banyak soal film dokumenter Do the Game, kamu bisa kunjungi situs resminya DI SINI.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Do the Game.InterviewOscar J-T HolmWawancara
ShareTweetShare
Previous Post

Review Xenoblade Chronicles X: Definitive Edition – Pelengkap Franchise yang Masih Sangat Spesial!

Next Post

Nintendo Bela Harga $80 untuk Mario Kart World di Switch 2: “Game Ini Sangat Besar!”

Related Posts

Unity Technologies resmi mengumumkan Unity 7, game engine generasi terbaru yang dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027.
Berita

Unity 7 Resmi Diumumkan, Rilis Awal 2027 dan Banyak Fitur AI

July 21, 2026
Berangkat dari kebutuhan tersebut, Elicia Lee mendirikan Indie Wavemakers, sebuah inisiatif yang fokus membantu developer indie.
Industri

[EKSKLUSIF] Wawancara dengan Elicia Lee – Keinginan Indie Wavemakers Jadi Tempat Developer Indie Berkembang, Bukan Cuma Cari Sorotan

July 17, 2026
Rangkuman wawancara eksklusif kami dengan James Barnard selaku pimpinan Springloaded di ajang Indie Wavemakers Exchange 2026
Wawancara

[EKSKLUSIF] Wawancara dengan James Barnard – Passion Luar Biasa Dalam Kreasikan Game dari Sumber Inspirasi Apapun!

July 17, 2026
Franchise Need for Speed dan Burnout kini resmi masuk masa vakum tanpa batas waktu alias mati karena Criterion fokus ke Battlefield.
Berita

EA Pastikan Need for Speed dan Burnout Mati, Criterion Fokus Penuh ke Battlefield

July 15, 2026
Rangkuman wawancara kami dengan Kento Kinoshita dan Naoto Oyama daro Capcom yang berfokus membahas Dragon's Dogma 2: Dark Arisen
Konsol

[EKSKLUSIF] Wawancara Dragon’s Dogma 2: Dark Arisen – Lebih Dalam Mengenai Region Norgan dan Konten Baru Lainnya!

July 15, 2026
Karyawan Ubisoft Barcelona menggelar aksi mogok kerja selama tiga hari untuk memprotes rencana PHK terhadap 51 pegawai di studio tersebut.
Berita

Karyawan Ubisoft Mogok Kerja, Protes PHK 51 Karyawan Setelah AC Black Flag Resynced Rilis

July 15, 2026
Next Post
Nintendo baru saja menghadapi kontroversi setelah mengumumkan harga 80 USD atau 1,3 Jutaan Rupiah untuk Mario Kart World.

Nintendo Bela Harga $80 untuk Mario Kart World di Switch 2: "Game Ini Sangat Besar!"

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd