gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Wawancara Eksklusif PUBG: BLINDSPOT dengan Krafton – Bukan Cuma Menciptakan Tipe Baru Tactical Shooter

Taufik by Taufik
August 25, 2025
in PC, Wawancara
0
Di ajang gamescom 2025, kami interview eksklusif dengan Seung-myeong Yang, Project Director yang memimpin pengembangan PUBG: BLINDSPOT.

Di ajang gamescom 2025, kami interview eksklusif dengan Seung-myeong Yang, Project Director yang memimpin pengembangan PUBG: BLINDSPOT.

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Selama bertahun-tahun, game tactical shooter punya formula yang relatif sama. Pemain biasanya masuk ke sebuah map lewat sudut pandang first-person, saling baku tembak di balik cover, dan bergantung pada refleks cepat serta positioning yang tepat. Tapi PUBG: BLINDSPOT datang dengan pendekatan berbeda yang benar-benar keluar dari pakem tersebut.

Di ajang gamescom 2025, kami berkesempatan melakukan interview eksklusif dengan Seung-myeong Yang, Project Director yang memimpin pengembangan PUBG: BLINDSPOT di PUBG Studios. Yang sendiri bukan orang baru di dunia game. Ia punya pengalaman panjang, mulai dari menjabat sebagai Creative Director dan Producer di KRAFTON dari 2020 sampai 2023, hingga tujuh tahun sebelumnya di Nexon Korea. Kariernya sudah lebih dari dua dekade, dimulai pada 2002 sebagai Server Programmer untuk game DarkEden di Softon Entertainment.

Dalam percakapan ini, Yang menjelaskan banyak hal tentang proses pengembangan serta keputusan desain yang mereka ambil. PUBG: BLINDSPOT hadir dengan sudut pandang top-down dan mekanik baru seperti shared team vision serta lingkungan yang bisa dihancurkan. Alih-alih hanya memoles formula shooter yang sudah ada, tim benar-benar membangun sistem baru dari nol. Game ini tetap punya keterikatan dengan semesta PUBG, tapi juga berdiri dengan identitas gameplay yang unik.

Seung-myeong Yang, Project Director

Sudut Pandang Baru dalam Pertarungan

PUBG: BLINDSPOT membawa dunia PUBG yang sudah dikenal, tapi dengan sudut pandang berbeda total. Alih-alih first-person seperti di PUBG: Battlegrounds, kali ini pemain bermain dari sudut pandang top-down, yang otomatis menciptakan tantangan taktis berbeda.

“PUBG: BLINDSPOT sangat berbeda dari PUBG biasa karena ini top-down,” jelas Yang. “Kalau di shooter biasa, kamu bisa menembak ke mana saja. Tapi di BLINDSPOT, tembakannya selalu dari bagian tengah layar. Jadi kalau di FPS nyata ada meja atau cover, kamu bisa tiarap atau sembunyi. Tapi di game ini, itu bukan pilihan yang sama.”

Untuk menjawab tantangan tersebut, tim mengembangkan mekanik khusus agar pemain tetap bisa menggunakan cover dan positioning dengan baik. “Kami banyak melakukan penyesuaian supaya pemain bisa bersembunyi di balik cover dan menghindari peluru. Jadi kami melakukan banyak tweaking pada kontrol. Itu jadi fitur spesial dari game ini,” ujar Yang.

Sistem aiming juga dibuat adaptif sesuai kondisi. “Kalau musuh ada di dalam sudut pandang saya, lintasan peluru akan otomatis mengarah ke musuh tersebut. Tapi kalau musuh ada di luar pandangan, misalnya di gas, kabut, atau bersembunyi di balik cover, pemain harus tekan tombol control kiri supaya aim mengarah ke bawah,” tambahnya.

Melihat Lewat Mata Tim

Fitur paling unik dari BLINDSPOT adalah sistem shared vision. Tidak seperti shooter tradisional di mana pemain hanya melihat apa yang karakter mereka lihat, di sini pemain juga bisa melihat apa yang dilihat rekan satu tim.

Yang menjelaskan proses lahirnya ide ini: “Kami mulai dengan top-down view. Jadi kami tampilkan cone of vision untuk menunjukkan pandangan karakter. Hasilnya, layar juga memperlihatkan banyak area di belakang karakter. Lalu kami mencoba menerapkan logika kamera ini ke gadget seperti CCTV, dan ternyata menarik. Tidak perlu layar terpisah, cukup ditampilkan mulus di layar yang sama. Dan ternyata itu seru.”

Dari situ, tim memperluas konsep ini. “Kami pikir, kalau bisa diterapkan di CCTV, kenapa tidak dipakai juga untuk pandangan rekan tim? Dan ternyata itu juga seru,” ujar Yang.

Arena Pertarungan Indoor yang Beragam

Walaupun footage awal hanya menampilkan map kantor dan rumah sakit, PUBG Studios sudah menyiapkan lebih banyak map. “Footage yang kalian lihat kemarin adalah map rumah sakit. Tapi kami juga menyiapkan level shopping mall, mansion mewah, gudang, bahkan yacht mewah,” ungkap Yang.

Semua map difokuskan pada desain satu lantai. Tim sempat mencoba desain bertingkat, tapi hasilnya kurang memuaskan. “Kami sudah melakukan tes dengan perbedaan ketinggian, tapi karena top-down, pengalaman bermainnya terasa kurang mulus. Kontrolnya juga jadi tidak enak,” jelas Yang.

“Untuk saat ini akan sulit membuat pemain bisa menembak dari lantai satu ke lantai dua. Jadi kami fokus dulu ke map satu lantai. Ke depannya mungkin bisa pakai elevator, tapi masih perlu diuji apakah memang menambah keseruan,” tambahnya.

PUBG: BLINDSPOT

Lingkungan yang Bisa Dihancurkan dan Desain Karakter

Seperti Rainbow Six Siege, BLINDSPOT menghadirkan dinding yang bisa dihancurkan atau diperkuat. “Ya, ada dinding yang bisa dihancurkan, sama seperti Rainbow Six. Pemain juga bisa memperkuat dinding supaya tidak mudah dirusak,” jelas Yang.

Game ini juga punya 14 karakter unik dengan kemampuan berbeda. Proses desainnya cukup iteratif. “Sebelum membuat desain final, kami bikin banyak prototipe. Kalau ada ide karakter bagus, kami buat iterasi cepat, lalu kami uji bersama karakter lain. Kalau seru dan bekerja dengan baik di top-down, baru kami kembangkan jadi karakter penuh,” kata Yang.

Tidak ada sistem class yang kaku di sini. “Karakter memang punya gadget dan senjata masing-masing yang memberi peran tertentu, tapi kami tidak memaksa pemain harus bermain sesuai cara itu. Kami ingin memberi kebebasan. Kalau mau dikategorikan, ada karakter yang bisa hancurin tembok, ada yang lebih kuat di intel, ada juga yang lebih jago kasih damage,” jelasnya.

PUBG: BLINDSPOT

Dibuat untuk Kompetitif & Esports

PUBG: BLINDSPOT menggunakan format 5v5, mirip dengan Counter-Strike, Valorant, atau Rainbow Six. Menurut Yang, format ini memang paling pas. “Kalau lihat game lain, CS, Valorant, LoL, mereka pakai 5v5. Angka ganjil memberi keseimbangan lebih baik, membuka variasi taktik, dan tetap memberi harapan saat satu anggota tim mati. Rasanya kontribusi pemain juga lebih berarti,” katanya.

Tim juga sudah punya rencana esports. “Untuk sekarang kami mengadakan match dengan streamer. Tapi setelah fanbase cukup besar, kami ingin masuk lebih serius ke esports. Siklus pembelian dalam game juga harus sinkron dengan ekosistem esports, karena itu penting untuk game PvP,” jelas Yang.

Tetap Terhubung dengan PUBG

Walaupun gaya mainnya beda jauh, BLINDSPOT tetap lekat dengan identitas PUBG. “Kami menggunakan model senjata dan suara tembakan dari PUBG: Battlegrounds. Kami juga ingin menghadirkan feel tembakan dari game itu. Secara bertahap, game ini jadi punya nuansa PUBG juga,” kata Yang.

Keterkaitan ini juga muncul di karakter dan lore. “Saat mendesain karakter, kami mengadopsi lore PUBG. Jadi kalian akan melihat blue chip dan Typhon di BLINDSPOT. Intinya kami kembangkan semesta PUBG lebih jauh,” jelasnya.

Rencana Platform

Saat ini game tersedia di Steam, tapi tim punya rencana untuk platform lain. “Kami ingin mendukung gamepad secepatnya. Kalau itu sudah memungkinkan, kami juga ingin ekspansi ke platform lain. Itu keinginan pribadi saya, belum jadi rencana resmi,” ungkap Yang.

Versi mobile juga sedang dipertimbangkan. “Kami sempat memikirkan porting ke mobile. Tapi sulit untuk menyesuaikan kontrol touchscreen. Meski begitu, kami percaya pengalaman taktis bisa dibawa ke mobile. Jadi ini masih jadi opsi,” jelasnya.

Ia juga melihat ada potensi unik di mobile. “Kalau tanpa mouse, menurut saya HP atau tablet malah lebih gampang. Tinggal tap-tap. Sementara di PC, mouse harus digerakkan. Jadi kalau di mobile, mungkin justru lebih praktis,” katanya.

Pesan untuk Pemain

Yang menutup interview dengan pesan untuk para penggemar tactical shooter yang penasaran dengan BLINDSPOT: “Buat gamer PvP, misalnya yang suka Counter-Strike atau LoL, saat coba Blindspot mungkin gameplay-nya terasa asing dibanding game lain. Mungkin juga beda dari ekspektasi awal.”

Tapi ia menekankan pentingnya kesabaran. “Kalau bisa melewati sedikit rasa kesulitan itu, punya kesabaran untuk terus main, kalian akan sadar betapa serunya game ini,” ujarnya.

PUBG: BLINDSPOT jadi usaha besar PUBG Studios untuk memperkenalkan mekanik baru ke genre tactical shooter. Dengan perspektif top-down, lingkungan yang bisa dihancurkan, serta fokus pada gameplay berbasis tim, game ini siap menawarkan alternatif segar bagi pemain yang mencari pengalaman kompetitif berbeda.

PUBG: BLINDSPOT akan dirilis untuk PC melalui Steam dan kamu sudah bisa cobain versi demo sekarang juga.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: InterviewKraftonPUBG: BLINDSPOT
ShareTweetShare
Previous Post

Agensi VTuber Senior Jepang Siapkan Layanan “Sewa Nenek”

Next Post

Tim Audio Donkey Kong Bananza Habiskan Musim Gugur Pecahkan Semangka

Related Posts

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.
Android

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

September 4, 2026
Pearl Abyss resmi ngumumin Charting the Unknown, DLC cerita pertama buat Crimson Desert yang ternyata nggak perlu ditunggu lama.
Berita

Crimson Desert Dapatkan DLC Eksplorasi Bawah Laut dan Naval Combat

September 4, 2026
Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!
Konsol

Wawancara Final Fantasy Resonance – Pentingnya Membangkitkan Pesona Klasik yang Dirindukan Fans!

September 4, 2026
Konami kemarin malam resmi mengumumkan proyek game original barunya yang dikemas sebagai action adventure berjudul Rhapsody in Scarlet
Berita

Rhapsody in Scarlet Diumumkan, Game Action Adventure Original Terbaru dari Konami

September 4, 2026
Rev. NOiR bagi segudang detail baru yang dibagikan lewat ajang presentatiPlayStation State of Play serta Konami Press Start kemarin malam
Berita

Rev. NOiR Kembali Dipamerkan dengan Banyak Detail Baru!

September 4, 2026
Capcom akhirnya memamerkan trailer perdana Monster Hunter Wilds: Ascendance yang terlihat epik dan penuh beragam detail menarik
Berita

Monster Hunter Wilds: Ascendance Pamer Trailer Perdana yang Ungkap Beragam Konten Menarik

September 4, 2026
Next Post
Tim Audio Donkey Kong Bananza Habiskan Musim Gugur Pecahkan Semangka

Tim Audio Donkey Kong Bananza Habiskan Musim Gugur Pecahkan Semangka

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia

Overwatch Rush Sudah Memasuki Fase Soft Launch di Indonesia

by Fadhil
September 4, 2026
0

Blizzard kini sudah memulai fase soft launch untuk game mobile Overwatch Rush di beberapa wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Katanya karena hardware makin naik.

Xbox Cloud Gaming Bakal Dibatasi Maksimal 15 Jam per Bulan

by Taufik
September 4, 2026
0

Xbox bakal mulai membatasi waktu main lewat cloud gaming buat pelanggan Game Pass. Mulai November, setiap paket Game Pass cuma...

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

CounterSide Umumkan Game Barunya yang Diberi Judul COUNTERSIDE:A [ANTEXILIAN]

by Fadhil
September 2, 2026
0

Tanpa diduga, Studiobside telah mengumumkan lanjutan CounterSide yang EOS minggu lalu lewat game baru berjudul COUNTERSIDE:A .

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store

Pra-Registrasi BLEACH Mirrors High Sudah Dibuka yang Janjikan Banyak Reward Menarik!

by Fadhil
September 2, 2026
0

Akses pra-registrasi untuk BLEACH Mirrors High kini sudah tersedia via platform Google Play dan App Store.

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang.

Baru Sebulan Rilis, Update Besar Suikoden STAR LEAP Dipuji Pemain Jepang

by Taufik
September 2, 2026
0

Baru sebulan sejak rilis, Suikoden STAR LEAP sudah siap mendapatkan update besar yang langsung dipuji pemain Jepang. Game free-to-play yang...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd