gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review HyperX Alloy Origins 60, Keyboard Mungil Segudang Fungsi

Taufik by Taufik
July 20, 2022
in Gaming Gear, Review
0
Kami mendapatkan kesempatan untuk review HyperX Alloy Origins 60 dan akan mengulasnya di artikel ini. Mari simak artikelnya!

Kami mendapatkan kesempatan untuk review HyperX Alloy Origins 60 dan akan mengulasnya di artikel ini. Mari simak artikelnya!

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Sebagai gamer, keyboard adalah peripheral yang sangat penting selain mouse juga tentunya. Makanya tidak heran cukup banyak gamer yang menjadikan PC sebagai perangkat gaming utama melakukan investasi yang besar hanya untuk gaming gear tersebut. Berbicara mengenai keyboard, HyperX Alloy Origins 60 mungkin akan menarik perhatianmu.

HyperX Alloy Origins 60 baru saja telah resmi dirilis di daerah Asia Tenggara, termasuk juga Indonesia. Keyboard tersebut menawarkan kesan ringkas, durabilitas yang baik, hingga fitur dan performa yang mumpuni untuk gamer. Apakah memang benar seperti itu? Kami mendapatkan kesempatan untuk review HyperX Alloy Origins 60 dan akan mengulasnya di artikel ini. Mari simak!

Desain Mungil Segudang Fungsi

Sebagai keyboard berukuran 60% dan memang tidak terbiasa dengan ukuran tersebut, saya melihat HyperX Alloy Origins 60 terasa sangat kecil. Kira-kira lebarnya setara laptop ukuran 14-inch. Menurut saya, meskipun ukurannya terkesan mungil, keyboard gaming tersebut memiliki bobot yang cukup berat, yaitu sekitar 780gram termasuk kabelnya, hampir setara keyboard berukuran TKL yang saya gunakan.

Keyboard ini juga memiliki tombol Fn untuk mempermudah penggunanya melakukan berbagai aktivitas dan bisa diatur kegunaannya. Misalnya kamu ingin F5, maka tinggal menekan Fn+ 5 = F5. Fungsi lainnya yang bisa kamu lakukan adalah untuk multimedia, mengatur lampu RGB, dan lain-lain. Hampir sama seperti keyboard pada umumnya, tapi fungsi yang diberikan cukup banyak.

Disediakan juga stand untuk meninggikan keyboard sesuai dengan preferensimu. Stand tersebut hadir dengan dua level ketinggian yang berbeda. Kami cukup menyukai desain karet di bawah keyboard ini, karena dengan adanya itu, barang ini terasa tak mudah slip atau kepeleset ketika digunakan.

HyperX Alloy Origins 60 adalah keyboard gaming dengan kabel, dengan konektivitas Type-C yang bisa dicabut pasang. Menurut saya, kabelnya terlalu panjang untuk keyboard yang mungil seperti ini, jadi jika kamu menggunakannya di laptop atau tablet misalnya, kabelnya bisa sangat menganggu dan perlu diganti dengan yang lebih pendek agar lebih rapih dan nyaman.

 

Seperti yang sudah kami sebutkan di atas, keyboard ini juga memiliki backlit RGB dengan 16 juta warna dengan tinggal kecerahan yang bisa diatur hingga 5 tingkat. Kamu bisa mengatur berbagai style RGB untuk berkelip, wave, dan lain-lain. Bisa juga dimatiin juga kamu tak nyaman dengan RGB.

Kostumisasi

Untuk mengatur berbagai hal, disediakan sebuah software utility yang disebut HyperX Ngenuity. Melalui aplikasi tersebut, kamu bisa mengatur RGB Sync (jika pakai banyak produk HyperX sekaligus), backlit RGB, keybind, macro, preset, hingga kehadiran sebuah Game Mode.

Pertama, pengaturan backlit RGB, kamu bisa menggantinya sesuka hati, misalnya cuma ingin menggunakan satu warna saja di keyboard, atau ingin menggunakan satu warna di tombol tertentu. Kamu juga bisa menambahkan efek tertentu seperti Fire, Fade, atau Explosion jika menekan tombol tertentu. Tombol Fn juga bisa diatur, jadi misal kami menakan tombol yang telah disetting, warna keyboard bisa langsung berubah-ubah sesuai dengan preset yang telah diatur.

Keybind juga gampang dilakuin dan tidak ribet. Kamu bisa mengkombinasikan tombol Fn dan tombol lainya, atau tombol apapun tanpa menggunakan Fn juga bisa. Jika sudah mengaturnya, tinggal save dan simpan preset sesuai dengan kebutuhan kedepannya.

Satu yang cukup menarik perhatian saya adalah Game Mode. Fitur yang satu ini bisa mematikan sementara berbagai keybinding serta preset tombol tertentu agar keyboard tersebut bisa fokus hanya untuk bermain game saja.

Impresi Penggunaan

Sebagai gamer yang terbiasa menggunakan keyboard berukuran TKL, menurut saya HyperX Alloy Origins 60 terasa sangat sempit ketika digunakan. Meski begitu, setelah terbiasa melihatnya, kecepatan mengetik ketika saya gunain sebenarnya tidak berkurang layaknya menggunakan keboard biasa, hanya butuh penyesuain saja sebelum terbiasa.

Tombol Fn disini sangat membantu, misalnya ketika ingin refresh halaman, tinggal menekan Fn + 5 dan masalah selesai. Satu yang menganggu saya untuk tombol fungsi adalah kebanyakan tombol perintah dan fungsi tersebut berada disebelah kanan, dibanding sebelah kiri, jadi kemu perlu menggunakan dua tangan untuk bisa menjalankan perintah tertentu.

Saya juga coba menggunakannya di laptop, dan benar-benar sudah lupa menggunakan keyboard bawaan laptop dan jauh lebih nyaman menggunakan keyboard eksternal. Alasannya karena HyperX Alloy Origins 60 terasa sangat mungil dan fit dengan ukuran laptop.

Switch yang saya gunakan adalah Red Linear. Kalau untuk main game sangat nyaman karena berasa sangat responsif dan enteng. Menariknya ketika dipakai ngetik, saya jarang double tap meskipun ini keyboard memiliki switch Red. Jadi baik digunakan untuk gaming maupun keseharian, laptop ini masih bisa menunjang aktivitasmu.

Kesimpulan

Sebagai orang yang lebih terbiasa menggunakan keyboard berukuran TKL, HyperX Alloy Origins 60 tetap bisa memberikan kenyamanan yang sama. Palingan hanya butuh waktu untuk menyesuaikan diri, karena pada dasarnya semuanya tetap ditawarkan. Entah dari durabilitas yang solid, kaya akan fitur, hingga kualitas switch Red Linear yang cukup nyaman.

Palingan hanya ribet di awal karena kamu perlu mengatur berbagai fungsi tombol melalui keybind. Namun, semuanya bisa diatur gampang banget melalui software yang sudah disediakan.

Hanya saja ada beberapa kekurangan, misalnya tombol fungsi yang secara default ada di sebelah kanan yang mengharuskanmu menekan tombol secara bersamaan dengan dua tangan. Kekurangan lainnya ada dibagian kabel yang terlalu panjang, hingga bobot yang terhitung burut untuk ukuran keyboard dengan ukuran 60.

HyperX Alloy Origins 60 sendiri sudah banyak dijual di Indonesia dan dibanderol pada kisaran harga IDR 1.7 Jutaan. Jangan lupa kunjungi toko resminya DI SINI untuk berbagai informasi lebih lanjut.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id
Tags: Gaming GearHyperXHyperX Alloy Origins 60KeyboardReview
ShareTweetShare
Previous Post

Redeem Code Monkey King: Arena of Heroes, Banyak Hadiah Gratis!

Next Post

Chaos Effect Diumumkan, Game Spin-Off BlazBlue Bergenre Action Roguelike

Related Posts

Simak impresi awal kami setelah menjajal versi demo Persona 4 Revival di markas utama SEGA
Konsol

Nyobain Persona 4 Revival – Upgrade Murni di Hampir Segala Sisi!

July 22, 2026
Stranger Than Heaven jadi salah satu game yang paling menarik perhatian dari Ryu Ga Gotoku Studio. Simak impresi hands on kami!
Konsol

Nyobain Stranger Than Heaven – Pertarungan Brutal Jadi Daya Tarik Utama

July 22, 2026
Seri terbarunya, Echoes of Aincrad, yang dikembangkan oleh Game Studio, mencoba menghadirkan pengalaman action RPG yang lebih dalam.
Konsol

Review Echoes of Aincrad – Setidaknya Bukan Game SAO Terburuk

July 9, 2026
Kami dapat kesempatan menjajal The Blood of Dawnwalker selama sekitar empat jam yang langsung memperlihatkan keseruannya.
Berita

Nyobain The Blood of Dawnwalker – Jadi Vampir di RPG Open World yang Masif!

July 8, 2026
Witchspire mencoba masuk ke persaingan game survival crafting dengan pendekatan yang sedikit berbeda dan seru.
PC

Review Witchspire Early Access – Jadi Penyihir di Game Survival Crafting Ternyata Seru

Kami mendapat kesempatan untuk mengikuti sesi hands-off preview untuk melihat langsung DOOM: The Dark Ages - Revelations.
Konsol

Preview DOOM: The Dark Ages – Revelations: DLC Masif yang Bikin Makin Brutal dan Cerita Makin Gelap

July 1, 2026
Next Post
91Act kembali bekerjasama dengan Arc System Works untuk game roguelike Chaos Effect yang merupakan spin-off BlazBlue

Chaos Effect Diumumkan, Game Spin-Off BlazBlue Bergenre Action Roguelike

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd