gamerwk.com
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4
No Result
View All Result
gamerwk.com
No Result
View All Result

Review Live-Action Cowboy Bebop, Tetap Klasik dengan Banyak Kekurangan!

Taufik by Taufik
November 19, 2021
in Film, Review
0
Kami bisa menikmati seri live-action tersebut sebelum jadwal tayang premier di Netflix. Yuk simak review live-action Cowboy Bebop kami!

Kami bisa menikmati seri live-action tersebut sebelum jadwal tayang premier di Netflix. Yuk simak review live-action Cowboy Bebop kami!

Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram

Sudah bukan menjadi hal yang aneh jika Netflix rutin merilis berbagai adaptasi live action anime ataupun manga. Meskipun ada yang berakhir pada sebuah kegagalan, ada juga yang berhasil. Setidaknya yang pasti, para pecinta anime dan manga selalu disuguhkan dengan kualitas adaptasi yang megah dengan modal yang begitu besar. Yang terbaru dan cukup menarik perhatian adalah adaptasi live-action Cowboy Bebop yang akan kami review.

Kebetulan kami bisa menikmati seri live-action tersebut sebelum jadwal tayang premier di Netflix. Maka dari itu, kami akan coba memberitahukan review kami mengenai adaptasi live-action Cowboy Bebop melalui artikel ini. Mari simak!

Netflix telah menayangkan adaptasi live-action Cowboy Bebop, yang dianggap oleh banyak orang sebagai salah satu anime terbaik sepanjang masa. Serial ini dikembangkan oleh Andre Nemec dan dibintangi oleh John Cho, Mustafa Shakir, dan Daniella Pineda sebagai tiga pemburu yang mencari target dengan hadiah menarik di seluruh semesta.

Jika kamu belum menyaksikan animenya jangan khawatir, karena adaptasi live-action menawarkan cerita original bisa kamu langsung pahami walaupun belum menonton sebelumnya. Namun, kami menyarankan tonton anime tersebut karena Cowboy Bebop adalah salah satu masterpiece anime.

Kualitas Visual yang Disuguhkan

Salah satu yang menjadi kelebihan di Cowboy Bebop (2021) adalah gaya visualnya yang memukau. Pertunjukan di live-action masih memiliki “gaya” seperti seri originalnya. Karakter terlihat mirip dengan anime dan set disini memiliki estetika retro sci-fi yang sama. Bahkan pesawat luar angkasa terlihat niat banget untuk menirukan seperti di anime. Mereka bahkan membuat ulang intro ikonik.

Disisi lain, cinematography yang ditawarkan juga sangat baik. Live-action ini memanfaatkan sorotan yang pelan dengan karakter yang memiliki sedikit gerakan untuk menciptakan ketegangan, bahkan termasuk penggunaan kamera angle miring untuk membuat sorotan yang lebih dinamis. Ini mencerminkan gaya yang diambil dari anime, mengandalkan bidikan dinamis yang ditempatkan lebih hati-hati dengan sedikit gerakan.

Cowboy Bebop (2021) masih menawarkan beberapa adegan aksi yang dikoreografi dengan baik yang menggabungkan campuran yang sama dari gaya bertarung barat, seni bela diri Asia, serta gaya bertarung ala luang angkasa yang khas. Semua itu berhasil digabungkan dengan sangat baik, entah dari segi estetika, animasi, maupun humor yang ditawarkan sangat pas dengan visualnya. Bahkan mereka merekayasa beberapa adegan di anime yang cukup sulit dilakukan.

Plot Utama

Seperti biasa, plot di live-action ini juga masih berpusat pada karakter Spike Spiegel, Jet Black, dan kemudian Fey Valentine ketika mereka mencoba untuk mendapatkan hadiah baru dan saat menghadapi masa lalu mereka, khususnya, masa lalu Spike sebagai mantan anggota Red Dragon Syndicate dan hubungannya dengan mantan rekannya Vicious dan istri Vicious (yang dia berselingkuh dengan) Julia.

Plot menyeluruh dari live-action ini secara kasar mengikuti peristiwa anime meskipun dengan episode hadir secara acak. Perbedaan terbesar antara live-action Netflix dan anime adalah sebuah seri episodik yang berdurasi cukup singkat, sementara live-action ini memiliki narasi yang lebih solid dari episode yang berdurasi 45-60 menit.

Secara keseluruhan karakter dan plotnya tidak buruk dan terlihat lebih nyata dan masuk ikal jika dibandingkan dengan anime dan menurut kami wajar mengingat ini adalah live-action. Jika pada anime terlihat setiap karakter diperlihatkan menghadapi sisa-sisa masa lalu mereka dan menunjukkan bagaimana mereka merenungkannya. Sementara disisi lain live-action ini lebih diper-simple.

Jet memiliki seorang putri, Faye perlu menemukan asal-usulnya, Spike harus menghentikan Vicious dan menyelamatkan Julia. Ini semua ada di anime originalnya tetapi di sini mereka dibawa lebih ke garis depan dengan cara yang terlalu terburu-buru sehingga nuansa antar karakter menurut kami kurang mengena.

Misalnya adalah latar belakang misterius Faye yang sempat dikhianati dan diasingkan terungkap dalam penampilan keduanya (sebelum bergabung dengan tim), dan episode yang membahasnya terasa lebih bernada aksi-komedi dibanging serius. Tampaknya live-action ini lebih menarik dalam memberikan karakter dengan tujuan yang lebih lugas.

Disisi lain, kami sejujurnya tidak suka dengan lelucon dewasa yang bisa dibilang ada banyak banget di live-action ini. Bebeapa karakter sering banget membuat lelucon seks yang cukup gamblang. Contohnya aja di episode 2, ada adegan di mana tim pergi ke klub S&M dan kita melihat adegan senonoh layaknya klub striptis disana dan tidak nyaman untuk melihatnya dan berlebihan menurut kami.

Karakter

Anime Cowboy Bebop selalu menitik beratkan pada pertunjukkan setiap karakternya yang memiliki keunikan masing-masing. Tentu saja kami memiliki harapan yang besar untuk setiap karakter yang dihadirkan pada live-action kali ini. Namun sayangnya, ada beberapa hal yang membuat kami kurang sreg pada karakter yang ditawarkan.

Spike Spiegel

John Cho melakukan pekerjaan yang sangat baik sebagai pemeran utama, Spike Spiegel. Dia dengan sempurna memerankan sikap dingin dari Spike dari suaranya hingga tingkah lakunya. Meskipun terlihat lebih tua dari Spike seharusnya, dia benar-benar merasa seperti masuk ke dalam peran, dan kami menganggap dia sangat berakter dan cocok.

Jet Black

Mustafa Shakir juga melakukannya dengan baik sebagai Jet Black. Salah satu perbedaan yang mencolok disini adalah ia memiliki seorang putri, mantan istrinya beserta suaminya yang berasa repetitif dimunculkan. Terlalu banyak cerita mengenai Jet dan keluarganya. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, meski memang dibutuhkan, tetapi menurut kami porsinya disini terlalu besar dan tidak terlalu dibutuhkan.

Faye Valentine

cowboy bebop reviewSaya pikir Faye di live-action tidak diperlihatkan sangat baik seperti Spike misalnya. Bukan berarti salah Daniella Pineda, melainkan bagaimana live-action menggambarkan Faye. Pada anime, ia sebagai seorang wanita yang langsing dan ramping, tetapi Faye disini memiliki ukuran tubuh yang lebih besar. Alih-alih ingin menampilkan Faye terlihat lebih “badass” justru malah berakhir sebagai sebuah kekecewaan bagi kami karena ia disni cukup banyak bertingkah laku dan berbicara kasar.

Vilain Utama – Vicious dan Julia

Sebagai vilain utama, Vicious disini menurut kami kurang menakutkan, karena menurut kami ia terlalu banyak muncul adegannya. Vicious sendiri di anime hanya muncul pada 5 episode dari 26 episode di anime dan memnbuatnya terlihat sebagai pembunuh berdarah dingin yang misterius, tak bisa dipredeksi, tidak tau dia mau ngapain selanjutnya. Tetapi di live-action ini malah justri sebaliknya.

cowboy bebop reviewKarena serial Netflix ini memiliki episode yang lebih panjang, Vicious diperlihatkan lebih dengan melihat latar belakangnya, memperlihatkan dia sedang merencanakan untuk mengambil alih Red Dragon, dan menonton Julia berencana untuk melarikan diri dari hubungannya yang tidak baik. Pada live-action ini juga terungkap bahwa ia adalah anak mana kaya raya yang memiliki masalah keluarga. Lebih banyak adegan berarti kita juga melihat dia dimana rencananya terus-menerus dirusak oleh Spike, Julia, dan para elder, sering membuatnya berteriak seperti mafia yang terlihat lemah.

Julia memiliki masalah serupa terutama mengingat dia hanya ada di 2 episode anime. Saya pikir mereka ingin melakukan arc khusus balas dendam untuk dia, yang menunjukkan melarikan diri dari hubungannya yang tak sehat dengan Vicious. Meski begitu, mereka sepertinya mengisyaratkan sesuatu yang menarik dengannya pada akhir episodenya.

Kesimpulan

Adaptasi live-action Cowboy Bebop dari Netflix memang cukup menarik. Terutama dari segi visual yang cukup mengunggah menurut kami. Entah dari segi animasi dengan berbagai efek canggih, hingga cinematography yang sangat ciamik dan keren, bahkan mampu merefleksikan beberapa adegan di anime yang cukup sulit direka ulang di dunia nyata. Musik yang dihadirkan juga cukup asik dan membuat kami  enjoy untuk menontonnya.

cowboy bebop reviewNamun, ada beberapa kesalahan yang menurut kami cukup fatal, terutama dari penggambaran setiap karakter. Mulai dari pemilihan peran karakter Faye yang kurang pas hingga banyak narasi yang membuatnya terlihat annoying, hingga penggambaran karakter Vicious yang justri tidak terlalu menakutkan. Menurut kami wajar jika membangingkannya dengan anime, apalagi jika anime-nya memiliki rating tinggi dan dinilai sebagai masterpiece.

Netflix sudah menayangkan live-action Cowboy Bebop mulai 19 November 2022. Anime Cowboy Bebop pertama kali ditayangkan pada tahun 1998 di Jepang dan mendapatkan perhatian yang luar biasa ketika tayang di barat pada tahun 2001 dan kini juga bisa ditonton di platform yang sama.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.

Hi guys, kami akhirnya sudah punya akun X dan YouTube resmi! Langsung saja follow:
 
Follow @GamerwkID
 

Jangan lupa untuk cek channel TikTok kami!
@gamerwk_id

The Review

Cowboy Bebop Live-Action

6.5 Score

PROS

  • Tetap klasik dengan peningkatan kualitas visual
  • Karakter Spike dan Jet sangat cocok diperankan
  • Kualitas musik yang tetap keren

CONS

  • Terlalu banyak lelucon dewasa yang tak penting
  • Faye dan Vicious dirasa kurang cocok memerankan perannya
  • Beberapa adegan drama terlalu dominan dibanding aslinya

Review Breakdown

  • 6.5 0
Tags: Cowboy BebopLive-ActionNetflix
ShareTweetShare
Previous Post

Alien: Isolation Akan Rilis Untuk Mobile, Tawarkan Grafis Seperti di PC dan Konsol!

Next Post

Hadirkan Adaptasi yang Ambisius, Wawancara dengan Produser dan Aktor di Live-Action Cowboy Bebop

Related Posts

Seri terbarunya, Echoes of Aincrad, yang dikembangkan oleh Game Studio, mencoba menghadirkan pengalaman action RPG yang lebih dalam.
Konsol

Review Echoes of Aincrad – Setidaknya Bukan Game SAO Terburuk

July 9, 2026
Setelah penantian panjang, akhirnya film anime Witch on the Holy Night siap tayang pada November mendatang di bioskop Jepang
Anime

Film Anime Witch on the Holy Night Akhirnya Tetapkan Jadwal Tayang Pasti

July 8, 2026
Kami dapat kesempatan menjajal The Blood of Dawnwalker selama sekitar empat jam yang langsung memperlihatkan keseruannya.
Berita

Nyobain The Blood of Dawnwalker – Jadi Vampir di RPG Open World yang Masif!

July 8, 2026
Witchspire mencoba masuk ke persaingan game survival crafting dengan pendekatan yang sedikit berbeda dan seru.
PC

Review Witchspire Early Access – Jadi Penyihir di Game Survival Crafting Ternyata Seru

Kami mendapat kesempatan untuk mengikuti sesi hands-off preview untuk melihat langsung DOOM: The Dark Ages - Revelations.
Konsol

Preview DOOM: The Dark Ages – Revelations: DLC Masif yang Bikin Makin Brutal dan Cerita Makin Gelap

July 1, 2026
Laporan terbaru dari Variety mengungkap kalau Netflix tengah dalam proses pengembangan serial live-action untuk Persona
Berita

Persona Dapatkan Adaptasi Seri Live-Action dari Netflix

June 30, 2026
Next Post
Kami mendapatkan kesempatan wawancara bersama sang sang produser, yaitu Andre Nemec dan juga para pemeran utama live-action Cowboy Bebop.

Hadirkan Adaptasi yang Ambisius, Wawancara dengan Produser dan Aktor di Live-Action Cowboy Bebop

Discussion about this post

FACEBOOK KAMI

YOUTUBE KAMI

TWITTER/X KAMI

Follow @GamerwkID

UPDATE MOBILE GAMES

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

Snowbreak Kembali Vakum Tanpa Kabar Soal Update Baru dan Perayaan Anniversary

by Fadhil
July 17, 2026
0

Snowbreak masih dirundungi banyak masalah sejak berakhirnya fase maintenance panjang yang membuat banyak fans khawatir soal masa depannya.

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Dapat 3 triliun Rupiah.

NTE Raup Pendapatan Lebih dari 3,3 Triliun Rupiah Hanya dalam Dua Bulan

by Taufik
July 17, 2026
0

Neverness to Everness (NTE) terus mencatat performa yang luar biasa sejak dirilis pada 29 April lalu. Setelah berhasil membukukan pendapatan...

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi

Langrisser: Sea of Sword Diumumkan Sebagai Game Gacha RPG Baru untuk Franchisenya

by Fadhil
July 16, 2026
0

BlackJack Studio resmi mengumumkan Langrisser: Sea of Sword untuk platform Android, iOS, PC, dan platform lain yang belum dikonfirmasi.

Di artikel ini, kamu bakal nemuin panduan tier list Ragnarok The New World paling update dan terbaik untuk menjadi guide kamu.

Ragnarok The New World Tier List – Pilih Class Terbaik

by Taufik
July 16, 2026
0

Lagi cari tier list Ragnarok The New World terbaru buat tahu class paling kuat dan meta saat ini? Di artikel...

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver Lounge resmi.

Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Karena Animasi Gestur “Cubit”

by Taufik
July 16, 2026
0

Developer Arknights Endfield menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas pemain di Korea Selatan melalui Naver resmi. Permintaan maaf ini muncul setelah...

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Mobile Games
    • iOS
    • Android
  • Konsol
    • PlayStation 4
    • PlayStation 5
    • Nintendo Switch
    • Xbox One
    • Xbox Series S
    • Xbox Series X
  • PC
  • Opini
  • Wawancara
  • Situs Saudara
    • Wanuxi
    • GamerBraves
    • Gamer Santai
    • Gamer555
  • Borderlands 4

© 2020 - 2025 Digital Braves Media Group Sdn Bhd