Lewat liputan ke kompetisi Yu-Gi-Oh! World Championship 2025, tim kami telah mendapat kesempatan untuk duduk bersama dua juara untuk Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS. Dua pemain yang kami wawancara ini adalah Kenya Nagatani yang lebih dikenal sebagai Yumehara-Sensei untuk juara di kategori Rush Duel, serta Snyffus yang berhasil menjadi penguasa sejati di kategori Speed Duel. Sesi ngobrol ini lumayan membuka insight menarik dari perjalanan mereka menuju puncak dan apa arti menjadi juara dunia di kancah kompetitif Yu-Gi-Oh! sesungguhnya.
Juara Rush Duel – Dari Pemain yang Ragu Jadi Juara Dunia
Perjalanan Yumehara-Sensei menuju gelar Rush Duel World Champion ternyata tidak seperti yang dibayangkan dari seorang pemain kelas dunia. Awal hubungannya dengan format ini terbilang cukup unik.
“Awalnya, sebenarnya saya tidak terlalu punya gairah untuk main Rush Duel. Tapi kalau saya main, saya bisa dapat Gems atau semacamnya,” ungkap Yumehara-Sensei saat wawancara.

Apa yang tadinya hanya sekadar iseng mencari hadiah dalam game, lambat laun berubah jadi sesuatu yang jauh lebih berarti.
“Jadi saya pikir, coba saja. Dan ternyata seru banget. Bermain Rush Duel melawan orang yang sebelumnya terbiasa dengan Speed Duel itu terasa menyenangkan. Dari situ saya jadi ketagihan.”
Format Rush Duel sendiri relatif baru di DUEL LINKS dibandingkan seri Yu-Gi-Oh! lainnya, sehingga pemain harus beradaptasi dengan gaya main yang berbeda. Perjalanan Yumehara-Sensei menunjukkan bahwa bahkan seorang juara bisa menemukan passion dari hal yang tak terduga. Saat ditanya perasaannya setelah menang, ekspresinya penuh emosi tulus:
“Saya benar-benar senang. Bisa juara dunia itu seperti mimpi yang jadi nyata, rasanya tidak nyata.”
Juara Speed Duel – Tetap Tenang di Bawah Tekanan
Sementara itu untuk Snyffus, dia harus menghadapi babak final yang menegangkan karena bukan hanya soal strategi dek, tapi juga ketahanan mental. Dia bercerita bagaimana persiapan dan ketenangan menjadi kunci kemenangannya.
“Seluruh pertandingan final benar-benar intens. Di game pertama, lawan yang saya hadapi persis dengan yang sudah saya siapkan bersama rekan uji coba. Saya sudah siap banget, tapi tetap kalah,” jelasnya.

Meski sempat tertinggal, dia tidak goyah.
“Saya pikir, tidak apa-apa, saya mainnya bagus. Jadi saya tahu saya bisa menang. Saya rasa sepanjang final saya bermain sangat baik, dan saya senang bisa tetap tenang.”
Kemampuannya menjaga fokus di momen krusial itulah yang akhirnya membawanya menjadi juara Speed Duel 2025.
Realita Setelah Menjadi Juara Dunia
Baik Yumehara-Sensei maupun Snyffus sama-sama masih merasa tak percaya bisa mencapai puncak Yu-Gi-Oh! kompetitif. Bagi Snyffus, kemenangan ini terasa seperti mimpi:
“Saya bahkan tidak tahu harus berkata apa karena rasanya gila. Mimpi setiap pemain Yu-Gi-Oh! pasti bisa sampai ke Kejuaraan Dunia. Tapi formatnya single elimination, masuk top 4, dan kita tidak tahu apa yang bakal terjadi. Jadi sebenarnya tidak banyak yang benar-benar menargetkan jadi juara dunia karena dianggap terlalu sulit. Saya sendiri masih tidak percaya bisa melakukannya.”
Pernyataan ini menggambarkan betapa beratnya kompetisi di level tertinggi, di mana bahkan pemain terbaik pun menghadapi ketidakpastian.
Menatap Target dan Rencana Masa Depan

Untuk rencana ke depan, kedua juara punya pandangan berbeda. Yumehara-Sensei ingin terus menikmati format yang membawanya ke puncak:
“Saya belum punya tujuan yang jelas, tapi saya ingin terus bermain Rush Duel selama saya bisa.”
Sementara itu untuk Snyffus, dia sudah membidik target kompetitif berikutnya:
“Bahkan sebelum kejuaraan dunia ini, tujuan saya adalah memenangkan salah satu Casey Cup musim depan. Meskipun saya sudah otomatis lolos karena juara bertahan, saya tetap akan mencoba.”

Selain itu dia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada orang-orang yang mendukungnya:
“Terima kasih untuk keluarga dan semua teman yang selalu mendukung saya. Saya sudah main Yu-Gi-Oh! sejak umur 6 tahun, dan ini sudah jadi bagian penting dalam hidup saya. Saya sangat bersyukur.”
Yu-Gi-Oh! World Championship 2025 menampilkan beragam format di DUEL LINKS, sekaligus membuktikan bahwa juara bisa lahir dari berbagai latar belakang dan motivasi. Baik karena rasa penasaran seperti Yumehara-Sensei, maupun karena passion seumur hidup seperti Snyffus, keduanya membuktikan bahwa kesuksesan di dunia kompetitif Yu-Gi-Oh! lahir dari dedikasi, persiapan matang, dan kemampuan tampil di bawah tekanan.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id











Discussion about this post