Pada ajang gamescom asia x Thailand Game Show 2025 akhir pekan kemarin, tim kami telah berkesempatan untuk berbincang dengan Elbert Lim (El) selaku pimpinan developer I Need Space dari Khayalan Arts, sebuah studio indie asal Jakarta, Indonesia. Lewat proyek terbarunya ini, Khayalan Arts mengajak pemain menjelajahi luar angkasa dalam petualangan yang hangat, penuh makna, namun tetap menyenangkan.

“Hai, nama saya El (Elbert Lim). Saya adalah head developer dari I Need Space buatan studio Khayalan Arts yang berbasis di Jakarta, Indonesia. I Need Space, bercerita tentang perjalanan seorang pengelana luar angkasa dan seekor kucing kosmik yang bersama-sama melakukan perjalanan melintasi galaksi untuk memecahkan pandemi galaktik.”
Mengangkat Tema Berat Tanpa Terasa Menggurui
Sama seperti karya sebelumnya yaitu Samudra yang membahas isu polusi laut, I Need Space juga membawa pesan bermakna dengan fokus pada lingkungan, yang kali ini lebih spesifiknya mengarah ke perubahan iklim. Tapi El menegaskan kalau tantangan terbesar bukan pada sisi teknisnya, melainkan pada bagaimana mereka menyampaikan pesan tersebut dengan cara yang tidak terasa menggurui.
“Tantangan dalam mengembangkan game ini adalah karena kami harus membicarakan topik yang cukup berat, yaitu tentang polusi. Seperti game kami sebelumnya yaitu Samudra yang membahas polusi laut, di game ini kami membicarakan perubahan iklim dan kesadaran yang ingin kami bawa lewat game ini. Dan menurut saya, tantangan utamanya adalah bagaimana kami bisa menyampaikan kalau ini bukan game yang menggurui, bukan game edukatif, tapi ini tetap game.”

El ingin menegaskan kalau I Need Space adalah game terlebih dahulu dan bukan sekedar media edukasi. Jadi memang perlu ada keseimbangan yang berusaha dicarinya bersama dengan tim developer.
“Tantangannya bagi kami adalah bagaimana menampilkan dan mempersembahkan game yang tetap terasa seperti game, bukan sesuatu yang mengedukasi atau berkhotbah. Kami hanya ingin berbagi kesadaran, dan kalau orang tertarik, maka kami bisa memberikan ajakan untuk berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.”
Hands-On: Menyelami Luar Angkasa Bersama Kucing Kosmik
Kami tentunya juga berkesempatan untuk menjajal langsung gamenya di booth mereka. Dalam I Need Space, kamu bermain sebagai seorang Space Traveller yang terdampar bersama seekor Cosmic Cat misterius. Petualangan dimulai dengan membersihkan planet dari tumpukan sampah, yang mana sampah-sampah ini disebut Trinket dan bisa dikumpulkan untuk dijadikan dekorasi di rumahmu.

Tidak lama setelah memulai gamenya, Cosmic Cat jatuh dari langit dan kamu harus menyiapkan berbagai cara untuk menangkapnya. Setelah memberi makan si kucing dengan Rockstar, cahaya misterius muncul dari sumur dan sebuah Totem Terbang mulai berbicara yang memberimu misi untuk mencari lebih banyak Rockstar di bintang-bintang terdekat.
Dengan menyiapkan oksigen dan pesawat luar angkasa, kamu mulai menjelajahi tatanan bintang lain, menyalakan mercusuar kosmik untuk membersihkan kabut beracun, dan memecahkan serangkaian puzzle untuk menemukan planet baru. Setiap kali kamu berhasil memberi makan si kucing dengan Rockstar baru, gerbang antarbintang akan terbuka yang memungkinkanmu menjelajahi lebih banyak planet lagi.

Dari sesi bermain singkat yang kami coba, I Need Space terasa imut, penuh warna, dan memiliki kontrol yang solid. Desain puzzlenya intuitif karena tidak pernah terasa membingungkan, tapi tetap menantang dengan cara yang menyenangkan. Tema tentang membersihkan sampah dan mengubahnya menjadi sesuatu yang indah terasa sejalan dengan visi sang kreator yaitu membicarakan isu perubahan iklim dan kesehatan mental. Rasa “kesendirian” yang muncul di awal game berubah menjadi “memiliki tujuan” ketika kita bertemu Cosmic Cat yang seolah jadi sebuah simbol kuat tentang menemukan makna di tengah kehampaan.
Mengesampingkan impresi positif ini, versi demo yang kami mainkan masih terasa cukup linear. El sempat mengonfirmasi kalau versi finalnya akan memberi kebebasan lebih pada pemain untuk menentukan alur petualangan dan menjelajahi berbagai planet dengan caranya sendiri. Kami pribadi sangat penasaran bagaimana game ini nantinya menampilkan dampak dari aksi sendiri seperti membersihkan galaksi, menciptakan rumah baru dari sampah, dan melihat perubahan nyata di antara bintang-bintang.
Pesan untuk Para Pengembang dan Pemain
Saat ditanya apa nasihatnya untuk para developer game indie yang baru mulai, El memberikan jawaban yang sederhana tapi sangat penting:
“Untuk game indie baru, kita bicara di level awal ya, tapi saya pikir ini berlaku untuk semua level juga. Dan itu adalah: uji game kamu. Selesaikan dulu, lalu tes. Bawa ke tempat seperti Gamescom karena itu tempat terbaik. Hanya dengan berada di sini beberapa jam dan melihat bagaimana orang memainkan game kamu, mendapatkan feedback secara langsung, itu sangat berharga. Menurut saya itu pelajaran terbaik yang bisa kamu dapatkan. Kamu akan melihat feedback positif, negatif, semuanya secara real time. Jadi saran pertaam dan terbesar saya adalah: uji game kamu.”

El juga menyampaikan pesan khusus untuk para pemain yang mendukung game-game indie dengan makna mendalam:
“Terus dukung game-game seperti ini, yang tidak hanya tentang kesenangan, tapi juga punya lapisan makna yang ingin disampaikan. Seperti I Need Space, kami membicarakan tentang perubahan iklim dan juga menyentuh kesadaran tentang kesehatan mental. Saya harap game seperti ini semakin banyak. Saya melihat beberapa game di Gamescom yang juga melakukan hal serupa. Tapi saya pikir kita semua harus mendukung gerakan seperti ini, karena itu akan sangat membantu di masa depan.”
I Need Space meninggalkan kesan yang kuat. Sebuah game eksplorasi yang tenang namun bermakna, menggabungkan pesan lingkungan, kisah personal, dan visual yang menawan. Demo-nya menunjukkan potensi besar dan jika Khayalan Arts berhasil menghadirkan kebebasan eksplorasi seperti yang mereka janjikan, ini tentu bisa jadi salah satu game indie Indonesia paling berkesan dalam beberapa tahun ke depan. Jika penasaran, kamu sudah bisa wishlist gamenya sekaligus menjajal versi demonya langsung yang tersedia di Steam.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post