Sony kembali jadi sorotan setelah melayangkan klaim hak cipta terhadap fans-project yang mencoba menghidupkan kembali Concord, game shooter yang EOS dua minggu setelah rilis. Tim dev volunteer tersebut telah berbulan-bulan bekerja untuk membuat Concord bisa dimainkan lagi lewat server sendiri. Namun upaya mereka terganggu setelah Sony mentake down video mereka.

Concord sendiri dihentikan pada 2024 setelah laporan penjualan yang sangat rendah, diperkirakan tidak mencapai 25.000 kopi. Meski Sony saat itu menyebut ingin mencari “jalan terbaik ke depan,” kenyataannya justru semakin meredup ketika direktur game Ryan Ellis mengundurkan diri, dan tak lama Firewalk Studios sebagai pengembangnya ikut ditutup. Komunitas penggemar pun mencoba mengambil alih dengan melakukan reverse engineering terhadap game yang sudah tidak beroperasi tersebut.
Melalui Discord, para penggemar berhasil membuat Concord dapat dimainkan kembali, meski masih dipenuhi bug. Mereka menegaskan hanya mengizinkan pemain yang membeli dan memiliki file game asli untuk mencoba playtestnya. “Kami ingin proyek ini berjalan selegal mungkin,” tulis salah satu pengembang, sembari memperingatkan siapa pun yang mencoba membagikan file ilegal.

Namun kehati-hatian itu tampaknya belum cukup. Sony mulai menargetkan proyek tersebut dengan copyright klaim pada video-video gameplaynya di YouTube dan media sosial. Walaupun belum jelas apakah Sony secara langsung yang melayangkan copyright claim tersebut. Kemudian, kasus Concord kini bahkan dibahas di parlemen Inggris, sebagai contoh perlunya perlindungan konsumen dan upaya pelestarian video game agar kejadian semacam ini tidak terus terulang.
Sumber: Game Post
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id













Discussion about this post