Kami berkesempatan langka untuk duduk bersama Julien Kehon, juara baru TCG/OCG di ajang Yu-Gi-Oh! World Championship 2025, tepat setelah kemenangannya yang luar biasa. Pemain yang lahir di Prancis dan kini tinggal di Amerika Serikat ini berhasil mencapai puncak dunia kompetitif Yu-Gi-Oh!, dan perjalanannya menuju gelar juara benar-benar penuh inspirasi.
Dalam obrolan wawancara santai ini, Julien banyak bercerita tentang orang-orang yang mendukungnya, kartu-kartu yang jadi penentu kemenangan, sampai rencana besar berikutnya sebagai duelist terbaik di dunia.

Dukungan di Balik Seorang Juara
Setiap juara besar pasti tidak pernah berdiri sendirian, selalu ada tim atau orang-orang yang jadi pilar utama. Julien sendiri langsung menegaskan hal itu sejak awal pembicaraan. Rasa terima kasihnya begitu jelas saat ditanya siapa saja yang paling berjasa dalam perjalanannya menuju titel bergengsi ini.
“Ada banyak teman yang benar-benar ingin saya sebut namanya,” kata Julien sambil tersenyum. “Saya mau mulai dengan teman saya, Jesse Simnegar — Jesse sudah ada sejak awal, selalu bantuin saya buat tes deck, dan main bareng saya lebih banyak dibanding orang lain.”
Nama-nama penting terus mengalir dari mulut Julien. Ia menyebut Lucas Sacco sebagai sosok lain yang berperan besar. “Dia banyak banget bantu saya juga,” ucapnya. Namun, yang paling menarik justru datang dari cerita soal perubahan-perubahan kecil menjelang pertandingan.
“Shout out juga buat Stephen Trif — dia bantu saya banget, terutama buat bikin perubahan detik-detik terakhir. Sama Milano juga, dia ngebantu saya nyesuain banyak hal di menit-menit terakhir,” jelas Julien. Semua perubahan kecil itu ternyata punya dampak besar, jadi pembeda saat taruhannya sudah tidak bisa lebih tinggi lagi.

Kartu-Kartu yang Mengubah Segalanya
Dalam dunia kompetitif Yu-Gi-Oh!, kartu yang tepat bisa jadi penentu antara menang atau kalah. Julien mengakui ada beberapa kartu yang benar-benar jadi pembeda sepanjang turnamen, bahkan bisa disebut sebagai kunci suksesnya.
Saat ditanya kartu apa yang paling memberi kontribusi besar, ia langsung menyebut satu kartu yang menurutnya jadi senjata rahasia. “The K9-X Forced Release, quick-play spell, itu bener-bener kuat,” ungkapnya. “Setiap kali saya mulai dengan Mulcharmy di giliran pertama, kartu itu selalu jadi penyelamat. Kartu itu bikin saya bisa main low to the ground, tanpa kasih terlalu banyak draws buat lawan, tapi tetap punya disruption yang sangat kuat.”
Tapi bukan cuma itu saja. Ada kartu lain yang juga memegang peran penting dalam strategi deck-nya. “Saya juga main 3 Case of K9 — kartu itu sangat kuat,” tambahnya. Menurut Julien, kartu ini memberinya konsistensi ekstra. “Saya tidak perlu main terlalu banyak interaksi tangan atau hal-hal ribet. Saya cuma pengen punya banyak engine di deck buat bisa tembus board lawan, nge-break board mereka, dan dengan cara ini saya nggak pernah brick duluan.”
Dari cara Julien menjelaskan, jelas sekali bahwa pemilihan kartu bukan hanya soal keberuntungan, tapi kombinasi strategi matang, testing panjang, dan kemampuan menyesuaikan diri sampai detik terakhir.

Langkah Berikutnya: Mengincar Jepang
Setelah berhasil mengangkat trofi World Championship 2025, pertanyaan yang muncul pasti sama: apa langkah berikutnya untuk seorang duelist yang sudah mencapai puncak? Julien tidak ragu sedikit pun dalam jawabannya.
“World Champion 2026, di Jepang,” katanya.
Jawaban itu singkat, tapi penuh ambisi. Dari nada suaranya, terlihat jelas bahwa Julien tidak ingin berhenti di sini. Ia tidak ingin kemenangannya dianggap sekadar momen sekali lewat. Targetnya sudah jelas: mempertahankan gelar dan membuktikan bahwa ia memang layak disebut salah satu pemain Yu-Gi-Oh! terbaik sepanjang masa.
Dan tentu saja, ada sesuatu yang spesial dengan turnamen tahun depan. Jepang adalah tempat kelahiran Yu-Gi-Oh!, tanah sakral bagi semua duelist di seluruh dunia. Bisa bertanding dan mempertahankan gelar di sana bukan hanya soal kompetisi, tapi juga simbol perjalanan penuh lingkaran yang epik.

Kini, saat dunia duel melihat ke arah 2026, semua mata akan tertuju ke Jepang. Pertanyaannya sederhana tapi besar: apakah Julien Kehon, pemain kelahiran Prancis yang kini mengharumkan nama Amerika Serikat, bisa mengulang suksesnya dan menuliskan namanya lebih dalam lagi di sejarah Yu-Gi-Oh!? Satu hal yang pasti, perjalanan Julien belum selesai. Bahkan, mungkin saja semuanya baru saja dimulai.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan berita game lainnya di Gamerwk.
@gamerwk_id












Discussion about this post